JAKARTA - Waktu terbaik untuk berolahraga adalah ketika tubuh terisi cadangan makanan dan air sebagai bahan bakar. Tapi bagaimana Anda dapat melakukannya jika sedang berpuasa? Pelatih atletik Jennifer Dix, ATC, mengatakan ada beberapa cara untuk berolahraga dengan aman selama berpuasa. Namun, aktivitas fisik yang dijalani saat berpuasa tidak bisa disamakan dengan hari-hari lain.
“Jika Anda beraktivitas fisik saat berpuasa, Anda memiliki risiko dehidrasi dan penyakit akibat panas yang jauh lebih tinggi,” katanya. “Itulah yang harus diwaspadai.”
Amankah Olahraga saat berpuasa?
Saat Anda tidak makan dan minum selama beberapa waktu, alangkah baiknya melakukan aktivitas fisik secara perlahan.
"Secara fisiologis, waktu terbaik dan teraman untuk berolahraga adalah saat tubuh Anda terhidrasi paling banyak," kata Dix melansir Cleveland Clinic, Senin, 10 Maret.
Jadi, jika Anda ingin berolahraga sebaiknya lakukanlah di waktu-waktu mendekati iftar atau berbuka, pun setelah berbuka. Anda sebaiknya menyimpan energi yang terbatas dengan menghindari aktivitas fisik berlebih di siang hari.
Kiat berolahraga saat berpuasa
Dix berbagi kiat-kiat olahraga saat menjalani ibadah puasa. Namun perlu diingat bahwa semua kiat ini bervariasi tergantung pada aturan dan pedoman jenis puasa yang Anda lakukan.
Pilih waktu yang tepat untuk berolahraga
Jika memungkinkan, jangan berolahraga di siang hari. Sebaliknya, sempatkan berolahraga sebelum puasa dimulai atau tunda hingga setelah puasa berakhir.
"Jika berolahraga sebelum puasa dimulai, Anda dapat memulihkan diri di waktu yang masih memungkinkan untuk minum sebelum, selama, dan segera setelahnya," kata Dix. Hal yang sama berlaku untuk berolahraga setelah puasa, asalkan Anda mengakhiri puasa dengan cara yang benar dan minum sebelum pergi ke pusat kebugaran.
Makan makanan sehat sebelum puasa dimulai
Jika Anda berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam, seperti selama bulan Ramadan, sangat penting untuk tidak melewatkan sahur.
“Saya sarankan untuk menambahkan protein shake saat makan sahur,” kata Dix.
“Jika Anda tidak dapat makan di siang hari, akan sulit mendapatkan semua protein yang dibutuhkan tubuh, terutama untuk aktivitas fisik, jadi shake dapat membantu melengkapinya.”
Cukupi kebutuhan cairan
Hidrasi merupakan faktor kunci dalam berolahraga, termasuk seberapa baik performa Anda dan seberapa cepat Anda pulih. Bila tidak cukup minum selama berpuasa, Anda berisiko mengalami masalah kesehatan.
"Ada risiko berolahraga bila Anda tidak cukup minum air serta tidak memiliki bahan bakar dalam sistem tubuh," Dix memperingatkan.
"Anda harus berhati-hati dan memantau diri sendiri untuk masalah dehidrasi." Gejala dehidrasi meliputi:
- Pusing atau sakit kepala.
- Sakit kepala.
- Tidak dapat fokus.
- Kram otot.
- Mual.
- Muntah (pada kasus yang parah).
"Menghindari masalah ini, pastikan fokus menghidrasi tubuh setelah berbuka dan sahur," saran Dix.
Air putih adalah cara terbaik untuk melakukannya, tetapi buah-buahan dan sayuran tertentu juga dapat membantu Anda menghidrasi tubuh. Sebaiknya hindari minum secangkir kopi sebelum berpuasa, karena kafein dapat menyebabkan dehidrasi.
SEE ALSO:
Dinginkan tubuh setelah berolahraga
Berkeringat membantu tubuh mengendalikan suhu.
"Tubuh butuh keringat untuk mengeringkan diri agar tetap sejuk," jelas Dix.
Cara mendinginkan tubuh bisa dilakukan dengan mengenakan pakaian yang menyerap keringat. Memilih pakaian yang tepat untuk berolahraga dapat mencegah Anda kepanasan. Ganti pakaian secepatnya. Ini mungkin terdengar mudah, tetapi saat Anda berpuasa, melepaskan pakaian olahraga setelah berolahraga menjadi hal yang lebih penting, terutama jika tinggal di tempat lembap. Terakhir, bilas tubuh dengan air dingin. Dix mengatakan sebagian orang suka berendam dalam air es atau mandi air dingin untuk mendinginkan tubuh setelah berolahraga.
Pilih makanan yang tepat untuk berbuka puasa
Jika Anda berencana untuk berolahraga setelah puasa selesai, jangan langsung menyantap makanan berat.
“Mulailah minum air dan makan sedikit makanan,” saran Dix. “Anda harus mulai memberi diri bahan bakar tanpa harus merasa kekenyangan.”
Pastikan Anda aman berpuasa
Sebelum memulai puasa, sebaiknya berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan guna memastikan bahwa puasa aman bagi Anda. Puasa tidak aman bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, dan berolahraga saat berpuasa dapat dengan cepat menimbulkan masalah kesehatan pada orang yang sudah berisiko tinggi.