YOGYAKARTA - Kutil adalah pertumbuhan kulit kecil, dan penyebab tumbuhnya kutil tak lain oleh human papillomavirus (HPV). Virus ini sangat menular dan dapat menyebar melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau melalui benda yang terkontaminasi.
Meskipun tidak berbahaya bagi kesehatan, kutil dapat mengganggu penampilan dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kutil, seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah, luka pada kulit, dan kebiasaan buruk seperti menggigit kuku.
Penyebab Tumbuhnya Kutil
Kutil biasa adalah pertumbuhan kulit kecil dan kasar yang paling sering muncul di jari atau tangan. Teksturnya kasar saat disentuh dan seringkali memiliki bintik-bintik hitam kecil. Bintik-bintik ini adalah pembuluh darah yang membeku.
Kutil biasa disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui sentuhan, dapat memakan waktu 2 hingga 6 bulan hingga kutil berkembang. Kutil biasanya tidak berbahaya dan seiring waktu akan hilang dengan sendirinya.
Meskipun demikian, banyak orang memilih untuk menghilangkan kulit karena mereka merasa terganggu atau malu.
Dilansir dari laman Mayo Clinic, kutil biasa disebabkan oleh human papillomavirus, atau yang disebut juga HPV. Ada lebih dari 100 jenis virus umum ini, tetapi hanya beberapa yang menyebabkan kutil di tangan.
Baca juga artikel yang membahas Makanan Penambah HB untuk Pasien Cuci Darah yang Mudah Ditemukan
Beberapa jenis HPV menyebar melalui kontak seksual. Tetapi sebagian besar menyebar melalui kontak kulit biasa atau benda bersama, seperti handuk atau lap.
Virus biasanya menyebar melalui luka di kulit, seperti cantengan atau goresan. Menggigit kuku juga dapat menyebabkan kutil menyebar di ujung jari dan di sekitar kuku Anda.
BACA JUGA:
Selain itu, sistem kekebalan tubuh setiap orang merespons HPV secara berbeda. Jadi, tidak semua orang yang bersentuhan dengan HPV akan mengembangkan kutil. Adapun orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena kutil biasa meliputi:
- Anak-anak dan dewasa muda.
- Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti mereka yang mengidap HIV/AIDS atau mereka yang telah menjalani transplantasi organ.
- Orang dengan kebiasaan menggigit kuku atau mengorek cantengan.
Pencegahan
Kemudian untuk membantu mencegah kutil, sebaiknya Anda melakukan beberapa hal berikut ini:
- Jangan sentuh atau korek kutil, termasuk kutil Anda sendiri.
- Jangan gunakan amplas kuku, batu apung, atau gunting kuku yang sama pada kutil Anda seperti yang Anda gunakan pada kulit dan kuku yang sehat. Gunakan amplas kuku sekali pakai.
- Jangan gigit kuku Anda atau korek cantengan.
- Berhati-hatilah saat merawat diri. Dan hindari menyikat, memotong, atau mencukur area yang terdapat kutil.
- Hindari penggunaan hot tub, pancuran, dan pemandian air hangat bersama. Dan jangan berbagi lap atau handuk.
- Gunakan pelembap tangan setiap hari. Ini membantu mencegah kulit kering dan pecah-pecah.
Kapan harus ke dokter?
Anda dapat menemui dokter atau tenaga medis profesional, jika kutil Anda mengganggu diiringi dengan beberapa gejala berikut:
- Pertumbuhan terasa sakit, berdarah, terbakar, atau gatal.
- Anda sudah mencoba mengobati kutil, tetapi kutil tersebut tetap ada, menyebar, atau kembali lagi.
- Pertumbuhan tersebut mengganggu atau menghambat aktivitas.
- Anda tidak yakin apakah pertumbuhan tersebut adalah kutil.
- Anda memiliki banyak kutil.
- Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Kutil muncul di wajah, kaki, atau alat kelamin.
Selain penyebab tumbuhnya kutil, ikuti artikel-artikel menarik lainnya juga ya. Ingin tahu informasi menarik lainnya? Jangan ketinggalan, pantau terus kabar terupdate dari VOI dan follow semua akun sosial medianya!