JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital memutuskan akan mengambil kembali spektrum frekuensi 900MHz dengan lebar 75MHz, setelah merger antara PT XL Axiata Tbk. dan PT Smartfren Telecom Tbk.
Menjawab hal tersebut, Direktur & CFO XLSmart Antony Susilo mengungkapkan bahwa penarikan spektrum ini justru akan memperkuat kompetisi entitas baru mereka yaitu XL SMART di Indonesia.
Tidak hanya itu, XL SMART juga melihat penarikan spektrum ini akan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, serta mempercepat monetitasi layanan digital mereka.
"Kami merasa jika sampai terjadi, ini dapat memperkuat posisi kompetisinya kita. XL SMART bisa lebih meningkatkan efisiensi operasional kita, dan kita bisa lebih mempercepat bagaimana caranya kita memonetisasi layanan digital," ujar Antony pada Selasa, 25 Maret di Jakarta.
Langkah ini juga diharapkan bisa membantu fokus perusahaan dalam pengembangan 5G dan teknologi kecerdasan uatan (AI) di masa depan untuk meningkatkan kualitas layanan.
"Langkah ini memungkinkan XL SMART untuk lebih banyak fokus untuk investasinya di 5G. Kita bisa fokus ke 5G, ke AI-driven network, dan juga kepada layanan digital lainnya yang bernilai lebih tinggi," tegasnya.
SEE ALSO:
Antony juga menambahkan, "intinya, kita ingin fokus kepada hal-hal yang bersifat, yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan dan peningkatan untuk nilai para stakeholders kita."
Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO XL SMART, Rajeev Sethi menegaskan bahwa setelah merger antara XL Axiata dan Smartfren selesai, pelanggan dari masing-masing operator tidak perlu melakukan registrasi ulang.
Rajeev menyatakan semua layanan akan berjalan seperti biasa dan tidak ada yang akan berubah. Sekalipun ada perubahan, XL SMART memastikan bahwa perubahan tersebut dipastikan untuk kepentingan pelanggan
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)