YOGYAKARTA - Mungkin istilah DOHC tidak asing lagi bagi masyarakat, sebab sering kali tertera pada motor ataupun mobil. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui maksud dari istilah tersebut. DOHC merupakan sebuah singkatan dari salah satu jenis mesin yang digunakan dalam kendaraan.

Kepanjangan dari DOHC yaitu Double Overhead Camshaft atau poros kemudi atas ganda. DOHC pada saat ini sudah banyak diadopsi oleh pabrikan mobil dunia khususnya pada produksi mobil-mobil keluaran terbaru.

Lalu sebenarnya apa fungsi DOHC? Dan bagaimana cara kerjanya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Pengertian DOHC?

Seperti yang sudah sebelumnya dijelaskan, Double Overhead Camshaft adalah kepanjangan dari DOHC. DOHC sendiri merupakan jenis mesin baru yang dikembangkan oleh ahli otomotif, dan menjadi tandingan jenis mesin SOHC.

Fungsi DOHC

DOHC sendiri mempunyai beberapa fungsi yang cukup vital pada mobil. Fungsi selengkapnya adalah sebagai berikut.

Penggerak utama pada mobil

Fungsi utama DOHC pada mobil dapat dikatakan sebagai penggerak utama dalam menghasilkan putaran roda dan tenaga.

Meningkatkan pembakaran bahan bakar

Fungsi berikutnya dari DOHC yaitu dapat meningkatkan pembakaran bahan bakar agar lebih efisien. Hal tersebut tentu memberikan dampak besar pada pengurangan emisi gas buang sehingga mobil lebih ramah lingkungan. Kondisi tersebut dapat terjadi sebab pada mesin mobil DOHC, ada dua poros kemudi (camshaft) yang mengendalikan katup pembukaan di setiap silinder mesin sehingga pembakaran bahan bakar menjadi efisien.

Menambah kecepatan

Selain meningkatkan performa mesin, DOHC juga dapat membuat kecepatan mobil meningkat. Bahkan mobil dapat meraih RPM dan top speed yang lebih tinggi. Kondisi tersebut bisa terjadi karena pada DOHC ada empat klep atau katup (2 katup bahan bakar dan 2 katup pembuangan gas) dan dua noken as.

Meningkatkan kinerja mesin

Mesin DOHC dapat memberikan daya yang jauh lebih besar dan lebih responsif pada kinerja mesin. Hal tersebut bisa terjadi karena ada banyak katup pembukaan serta komponen yang lebih presisi dan akurat. Sehingga performa mesin akan meningkat.

Cara Kerja DOHC

Mesin DOHC pada mobil mempunyai cara kerja sendiri, dan dapat dikatakan lebih kompleks daripada cara kerja pendahulunya, yaitu mesin SOHC (mesin dengan dua katup dan satu noken as). Mekanisme kerja mesin DOHC pada mobil, berawal ketika piston bergerak dari TMA (Titik Mati Atas) menuju TMB (Titik Mati Bawah) pada saat kondisi katup (klep) masuk terbuka dan katup (klep) keluar tertutup. Dengan demikian, katup masuk dapat menghisap udara dan membawanya masuk ke dalam ruang pembakaran.

Langkah berikutnya, piston akan bergerak dari TMB (Titik Mati Bawah) ke TMA (Titik Mati Atas) pada saat kondisi katup (klep) keluar dan masuk dalam posisi tertutup secara bersamaan. Kondisi ini menjadikan udara yang ada di dalam ruang pembakaran mengalami proses kompresi.

Sebelum piston tersebut naik ke TMA (Titik Mati Atas 0), maka terjadi proses timing ignition. Proses tersebut ditandai dengan busi yang menyala dan membakar udara (gas) yang ada pada ruang bakar. Sehingga tekanan udara pada ruang bakar akan semakin meningkat dan mendorong piston dari TMA ke TMB. Pada saat inilah, tenaga untuk menggerakkan mesin didapatkan.

Demikianlah ulasan mengenai kepanjangan dari DOHC. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)