YOGYAKARTA - Bagian pengalaman kerja dalam CV membantu perekrut memahami latar belakang profesional kandidat. Itulah mengapa para jobseeker atau pelamar kerja perlu menuliskan pengalaman kerja secara jelas dan menampilkan poin-poin penting. Lantas bagaimana cara membuat deskripsi pengalaman kerja yang baik di dalam CV?
Dengan membaca deskripsi pengalaman kerja, perekrut dapat menilai apakah keterampilan dan pengalaman yang dimiliki pelamar relevan dengan posisi yang sedang dibuka. Selain itu, deskripsi pengalaman kerja yang disusun dengan baik dapat mencerminkan profesionalisme dan kompetensi pelamar.
Para HRD atau rekruter biasanya lebih suka atau tertarik dengan CV yang menuliskan pengalaman kerjanya secara detail atau terstruktur. Maka dari itu bagi Anda yang sedang melamar pekerjaan, pahami tips menulis deskripsi pengalaman kerja yang jelas dan profesional.
Cara Menulis Deskripsi Pengalaman Kerja di CV
Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk menulis deskripsi pengalaman kerja yang menarik dan profesional:
1. Gunakan Format yang Jelas dan Tertata
Pastikan setiap pengalaman kerja ditulis dengan format yang rapi dan mudah dibaca. Biasanya, informasi ini dituliskan dalam format berikut:
- Nama Perusahaan
- Jabatan
- Periode Bekerja (Bulan dan Tahun)
- Deskripsi Tugas dan Pencapaian
2. Gunakan Kalimat yang Singkat dan Padat
Deskripsi pengalaman kerja sebaiknya menggunakan kalimat yang jelas dan langsung ke inti. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau bertele-tele. Gunakan poin-poin atau bullet points untuk membuatnya lebih mudah dipahami.
Contoh:
Marketing Executive | PT XYZ | Januari 2020 - Desember 2023
- Mengembangkan strategi pemasaran digital yang meningkatkan engagement pelanggan hingga 30% dalam setahun.
- Melakukan riset pasar untuk menentukan tren terbaru dan kebutuhan konsumen.
- Mengelola kampanye iklan digital di berbagai platform media sosial dan Google Ads.
3. Fokus pada Pencapaian, Bukan Hanya Tugas
Banyak pelamar hanya mencantumkan tugas-tugas mereka tanpa menyoroti pencapaian yang telah diraih. Padahal, perekrut lebih tertarik untuk melihat hasil dari pekerjaan yang telah dilakukan.
Contoh kurang efektif:
- Bertanggung jawab atas media sosial perusahaan.
- Mengelola iklan digital.
Contoh lebih efektif:
- Meningkatkan jumlah pengikut media sosial perusahaan sebesar 50% dalam waktu satu tahun.
- Menjalankan kampanye iklan yang berhasil meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam enam bulan pertama.
4. Gunakan Angka dan Data untuk Mendukung Pencapaian
Menambahkan angka atau data dalam deskripsi pengalaman kerja dapat memberikan gambaran yang lebih konkret tentang dampak pekerjaan yang telah dilakukan. Ini akan membantu perekrut memahami kontribusi yang telah diberikan pelamar di tempat kerja sebelumnya.
Contoh:
- Meningkatkan efisiensi tim dengan mengimplementasikan sistem baru, yang mengurangi waktu pengerjaan proyek sebesar 30%.
- Mengelola anggaran pemasaran sebesar Rp500 juta per tahun dan berhasil meningkatkan ROI hingga 40%.
5. Gunakan Kata Kerja yang Kuat dan Profesional
Gunakan kata kerja yang menunjukkan tindakan dan hasil. Hindari penggunaan kata-kata yang pasif atau umum seperti "bertanggung jawab atas" dan ganti dengan kata-kata yang lebih spesifik, seperti "mengembangkan", "menganalisis", "mengoptimalkan", dan "mengkoordinasikan".
Contoh:
- Kurang efektif: Bertanggung jawab atas pengelolaan tim penjualan.
- Lebih efektif: Memimpin tim penjualan yang terdiri dari 10 orang dan meningkatkan pendapatan tahunan sebesar 25%.
Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Menulis Deskripsi Pengalaman Kerja
Dalam menulis deskripsi pengalaman kerja di CV, sebaiknya hindari beberapa hal berikut ini:
Menulis Terlalu Panjang
Deskripsi yang terlalu panjang dapat membuat perekrut kehilangan minat. Fokuslah pada poin-poin yang paling relevan.
Menggunakan Kata-Kata yang Klise dan Tidak Spesifik
Hindari penggunaan kata-kata umum seperti "pekerja keras", "mampu bekerja dalam tim", atau "berorientasi pada hasil" tanpa didukung oleh contoh konkret.
Tidak Menyesuaikan dengan Posisi yang Dilamar
Pastikan deskripsi pengalaman kerja sesuai dengan pekerjaan yang sedang dilamar. Jika melamar untuk posisi manajer pemasaran, maka lebih baik menonjolkan pengalaman dalam strategi pemasaran dibandingkan pengalaman administratif.
SEE ALSO:
Demikianlah tips cara menulis deskripsi pengalaman kerja dalam CV agar terlihat profesional dan dapat menarik HRD. Bagian pengalaman kerja memainkan peran penting dalam menarik perhatian perekrut dan meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan. Baca juga tips agar CV terlihat menarik dan memikat HRD.
Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)