JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta agar konsep iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) direvisi.Adapun saat ini kebijakan pelaksanaan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, serta Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tapera.Sebagai informasi, Iuran Tapera adalah sebesar 3 persen dengan rincian 0,5 persen ditanggung oleh pemberi kerja dan 2,5 persennya ditanggung oleh pekerja.Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan perlu adanya untuk merevisi konsep Tapera dari undang-undang Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Tabungan Perumahan Rakyat. Sebab pemerintah tidak bisa berbuat banyak jika undang-undang tersebut tidak direvisi."Karena pemerintah itu tidak bisa banyak berbuat kalau undang-undangnya tidak direvisi. Jadi prinsipnya kami akan memberikan masukan untuk revisi undang-undangnya. Jadi prinsipnya ini bukan soal mengubah jumlah iuran, tapi konsep," katanya kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa, 16 Juli.Selanjutnya, Shinta menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Parlemen saat ini dan yang akan datang untuk memastikan agar masukannya bisa ditampung dan berjalan."Karena percuma kalau kita bolak-balik hanya dengan pemerintah, tapi kalau di undang-undangnya tidak. Kelihatannya undang-undang kita harus tunggu sampai mungkin parlemen yang baru," jelasnya.Shinta menegaskan pihaknya sudah mempersiapkan semua masukan itu kepada pemerintah dan parlemen yang baru."Tapi kita sudah mempersiapkan semua secara detail dan juga sudah ada judicial review yang disampaikan dari beberapa pihak. Jadi memang ini sudah berjalan. Jadi gak cuma dari kami sebagai pelaku usaha tapi juga dari pihak-pihak yang lain," jelasnya.
SEE ALSO:
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)