Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan rokok PT Gudang Garam Tbk menyiapkan dividen kepada pemegang sahamnya senilai Rp5 triliun dari laba tahun buku 2020. Keputusan tersebut adalah hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) emiten bersandi GGRM itu pada Kamis 8 Juli lalu.

"Dividen Rp5 triliun tersebut setara dengan Rp2.600 per saham. Laba yang tidak dibagikan akan dimasukkan dalam akun saldo laba dan tambahan modal kerja," ujar Corporate Secretary Gudang Garam Heru Budiman dalam keterbukaan informasi, di laman Bursa Efek Indonesia, dikutip Selasa 13 Juli.

Perusahaan milik konglomerat Susilo Wonowidjojo ini juga sudah menyiapkan jadwal pembagian dividen tahun buku 2020. Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 16 Juli 2021, dan pasar tunai pada 21 Juli 2021.

Awal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) pada 19 Juli 2021 dan pasar tunai pada 22 Juli 2021. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen pada 21 Juli 2021.

"Tanggal pembayaran dividen pada 29 Juli 2021," ungkap Heru.

Sebagai informasi, Gudang Garam mencatatkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp114,47 triliun meningkat Rp3,95 triliun atau naik 3,57 persen dari pendapatan pada 2019 yang sebesar Rp110,52 triliun.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp7,64 triliun pada 2020, turun 29,19 persen dari laba bersih pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,88 triliun.