JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis, 23 April 2026 diperkirakan bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Rabu, 22 April, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,22 persen ke level Rp17.181 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), ditutup turun 0,21 persen ke level harga Rp17.179 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS yang tengah menguat di tengah eskalasi konflik dan ketidakpastian perdamaian di Timur Tengah.
"Rupiah diperkirakan aka kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah eskalasi dan ketidakpastian akan perdamaian di timteng," ujarnya kepada VOI, Kamis, 23 April.
Meski demikian, ia menambahkan, kenaikan harga minyak mentah serta keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga turut memberikan tekanan terhadap rupiah.
"Harga minyak mentah yg kembali naik dan keputusan BI mempertahankan suku bunga juga membebani rupiah," ucapnya.
BACA JUGA:
Lukman memperkirakan, pergerakan rupiah pada Kamis, 23 April 2026 akan berada dikisaran Rp17.150-Rp17.250 per dolar AS.