JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyelesaikan tahapan krusial pembangunan gedung baru Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita melalui prosesi topping off.
Momen tersebut menandai rampungnya pekerjaan struktur utama proyek yang digarap Konsorsium PP–WIKA (KSO).
Gedung baru yang dinamai RSJPD Harapan Kita–Tokushukai Building itu merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Tokushukai Medical Corporation.
Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan kardiovaskular terbesar di Asia Tenggara sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam penyediaan layanan kesehatan spesialis berkelas dunia.
Proyek itu terdiri dari 20 lantai dan ditargetkan selesai pada akhir 2026.
Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menegaskan, penyelesaian struktur utama menjadi bukti komitmen perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan modern.
"Kami optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga dapat segera memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," ujar dia dikutip dari keterangan resmi, Kamis, 16 April.
Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penanganan penyakit kardiovaskular di dalam negeri.
Selain itu, fasilitas yang dibangun juga ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi, sehingga mengurangi kebutuhan berobat ke luar negeri.
Proyek tersebut juga sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan layanan kesehatan merata dan berstandar global.
"Melalui proyek ini, kami terus mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat," imbuhnya.