Bagikan:

JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) resmi menunjuk Syahmudrian Lubis sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru, menggantikan posisi Winarto.

Penetapan ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung pada Selasa, 14 April 2026.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Syahmudrian Lubis atau yang akrab disapa Ian menjabat sebagai Direktur Komersial Pembangunan Jaya Ancol sejak 19 September 2025, berdasarkan hasil RUPSLB.

Selain itu, dirinya juga menjabat sebagai CEO PT Aero Systems Indonesia, yang merupakan anak usaha dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

Komisaris Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari hasil keputusan RUPS.

Dia menegaskan bahwa sejak awal tahun, jajaran komisaris dan direksi telah intens membahas strategi menghadapi tekanan ekonomi yang berpotensi memengaruhi jumlah kunjungan dan pendapatan Ancol.

"Karena ada satu mashab yang mengatakan kalau sudah begini biasanya hiburan selalu dihindari. Tapi ada mashab yang mengatakan di balik tekanan ekonomi, bisnis kebahagiaan seperti di Ancol ini akan tetap mustinya bisa berlangsung," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa, 14 April.

Sebab itu, ia menambahkan manajemen berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan Ancol dengan memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata, baik bagi masyarakat Jakarta maupun luar daerah.

Irfan menyampaikan selain sebagai tempat rekreasi, Ancol juga diarahkan menjadi destinasi edukasi, sejalan dengan portofolio bisnis perusahaan yang beragam, termasuk sektor properti.

"Permintaan dari pemegang saham melalui Dewan Komisaris kepada Direksi yang baru adalah memastikan bahwa wajah Ancol yang lebih kekinian itu bisa dimunculkan. Tapi penting buat kita untuk memberi terus-menerus daya tarik untuk teman-teman akan wajah Jakarta maupun di luar Jakarta. Harapan kita juga adalah warga asing mulai masuk ke Ancol jadi ada banyak inisiatif yang kita sedang bicarakan dengan Dewan Direksi untuk kita minta dieksekusi secepatnya ke depan," tuturnya.

"Terutama juga dikaitkan dengan ulang tahun ke-500 Jakarta tahun depannya. Jadi permintaan Pak Gubernur sebagai pemegang saham utama sangat clear untuk menjadikan Ancol ini menjadi lebih maju, lebih meriah, dan menjadi wajah Jakarta," tambahnya.

Di sisi lain, Syahmudrian menilai bahwa saat ini merupakan titik penting bagi Ancol untuk menentukan arah masa depan, apakah hanya bertahan atau melakukan transformasi yang lebih besar.

Dia menekankan bahwa perilaku pengunjung kini telah berubah, di mana wisatawan tidak lagi sekadar mencari destinasi, melainkan pengalaman, koneksi, dan nilai dari kunjungan mereka.

"Mereka itu tidak lagi mencari untuk destinasi wisata, tapi yang mereka cari adalah experience, connection, dan value. Dia juga menghargai kira-kira pengalaman apa yang akan dia bawa selama di sana, dan kira-kira bersama siapa dia akan berada di sana, dan value apa yang akan dia dapatkan di sana," ucapnya.

Dia menambahkan bahwa adanya berbagai tugas dan tanggung jawab besar yang harus segera diselesaikan, termasuk memenuhi harapan Gubernur dan Dewan Komisaris untuk mempercepat kinerja perusahaan.

"Alhamdulillah dengan menerima amanah ini, sekaligus saya juga harus sadar bahwa banyak PR-PR yang harus dilakukan, harapan-harapan yang diminta oleh Pak Gubernur, dan juga harapan-harapan yang diminta oleh Komisaris di sini untuk segera memberikan speed up beautification terhadap Ancol, supaya refreshment terhadap Ancol dengan beberapa inisiatif ini, itu memang harus segera dilakukan. Time frame-nya tidak banyak, ini harus sesegera mungkin dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Winarto mengajukan pengunduran diri sehari sebelum pelaksanaan RUPS Tahunan, dan surat pengunduran dirinya telah diterima oleh manajemen pada Senin, 13 April 2026.

Meski demikian, pihak perusahaan memastikan bahwa perubahan kepemimpinan ini tidak berdampak pada operasional perseroan.

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Winarto selaku Direktur Utama Perseroan pada tanggal 13 April 2026," tulis Manajemen Ancol dikutip dari Keterbukaan Informasi.

Sebagai informasi, Winarto telah menjabat sebagai Direktur Utama Ancol sejak 18 Agustus 2022, berdasarkan keputusan RUPS Tahunan perusahaan.