JAKARTA - PT PLN (Persero) mengungkapkan rencana untuk mempensiunkan 2.139 pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang tersebar di 741 lokasi di seluruh Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, rencana ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada sektor ketenagalistrikan, sehingga menekan impor minyak yang kini harganya semakin mahal.
"PLN sudah merencanakan mengurangi konsumsi BBM di sektor ketenagalistrikan pada 741 lokasi pembangkit listrik tenaga diesel dengan total ada sekitar 2.139 mesin diesel," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR, dikutip Selasa, 14 April.
Darmo, sapaan akrab Darmawan menambahkan, pensiun ribuan PTLD tersebut akan dilakukan secara bertahap. Nantinya, PLN akan mengembangkan energi alternatif di masing-masing lokasi, seperti potensi pikohidro dan mikrohidro sebagai pengganti PLTD.
Lebih jauh, Darmo menambahkan, jika sumber tersebut tidak tersedia, PLN akan merancang dan membangun pembangkit listrik tenaga surya yang dilengkapi sistem penyimpanan energi atau battery energy storage system (BESS).
"Pada intinya adalah kami secara bertahap dalam waktu yang secepat-cepatnya dengan segala kemampuan yang kami ada, termasuk partnership terhadap potensial partner," kata dia.
BACA JUGA:
Dengan bergulirnya rencana ini, PLN juga menargetkan penurunan penggunaan energi berbasis impor dan berbiaya tinggi seperti BBM.
"Bukan hanya energy security bisa ditingkatkan, tetapi juga cost (biaya) dari energi juga bisa lebih rendah dan juga bagaimana pergeseran dari energi fosil menjadi energi baru dan terbarukan," tandas Darmawan