JAYAPURA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah pasokan minyak tanah bersubsidi sebanyak 1,3 juta liter guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah per Lebaran 2026 di wilayah setempat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo mengatakan, tambahan penyaluran atau ekstra dropping tersebut telah dikoordinasikan bersama pemerintah daerah setempat agar distribusinya tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan.
"Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam memberikan pelayanan terbaik selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idulfitri, khususnya bagi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku yang masih bergantung pada minyak tanah sebagai bahan bakar rumah tangga," kata dia dilansir ANTARA, Minggu, 15 Maret.
Menurut Awan, untuk Provinsi Papua dilakukan tambahan penyaluran sebanyak 130.000 liter yang didistribusikan di Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Biak Numfor.
"Selain itu, tambahan pasokan juga diberikan di Provinsi Papua Barat Daya sebesar 125.000 liter yang disalurkan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat," ujar dia.
Dia menjelaskan di Provinsi Papua Barat terdapat tambahan 50.000 liter yang difokuskan di Kabupaten Kaimana dan Fakfak.
"Kami juga menambah pasokan di Provinsi Papua Tengah sebanyak 64.000 liter yang didistribusikan di Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai," katanya.
BACA JUGA:
Dia menambahkan bahwa penyaluran minyak tanah tambahan tersebut dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2, menyesuaikan kondisi kebutuhan di lapangan.
"Kami mengingatkan kepada seluruh penjualan minyak tanah agar menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
"Kami juga memastikan stok minyak tanah tetap terjaga selama masa Ramadan dan Idulfitri, mulai dari terminal bahan bakar minyak hingga agen dan pangkalan penyalur," ujar dia.