JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026 diperkirakan bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Selasa, 3 Maret, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,02 persen ke level Rp16.872 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup turun 0,13 persen ke level harga Rp16.870 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong, menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Ia menambahkan pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen risk off akibat eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran.
"Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan sentimen risk off dari perkembangan perang AS-Israel-Iran," ujarnya kepda VOI, Rabu, 4 Maret.
BACA JUGA:
Selain itu, ia menambahkan kenaikan harga minyak mentah turut dikhawatirkan dapat memberikan beban tambahan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.
"Kenaikan harga minyak mentah juga dikuatirkan akan membebani ekonomi global termasuk Indonesia," tuturnya.
Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada Rabu, 4 Maret 2026 akan berada dikisaran Rp16.800-Rp16.950 per dolar AS.