JAKARTA - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikerjakan PT Hutama Karya (Persero) atau HK telah selesai dan siap memberikan layanan prioritas kanker, jantung, stroke dan urologi (KJSU).
Kehadiran fasilitas tersebut memungkinkan pasien mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Sebelumnya, pasien dari Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu harus menempuh perjalanan darat sekitar 10-12 jam menuju RSUP NTB di Mataram untuk memperoleh layanan spesialis tersebut.
Adapun RSUD Kota Bumi yang dibangun HK telah selesai dikerjakan pada akhir Desember 2025 dengan progres fisik mencapai 100 persen.
RSUD Kota Bima dibangun sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk peningkatan kelas rumah sakit dan pemerataan layanan kesehatan di wilayah timur NTB.
Gedung utama rumah sakit terdiri dari tiga lantai dengan luas bangunan 6.327 meter persegi.
Fasilitas tersedia meliputi instalasi gawat darurat, poliklinik spesialis, ruang operasi dengan teknologi cath lab, ICU, NICU, PICU, radiologi, farmasi, rehabilitasi medik serta ruang cytotoxic untuk layanan kanker.
Selain itu, pembangunan gedung rawat inap tambahan berkapasitas 100 tempat tidur tengah dikerjakan oleh penyedia jasa lokal pada tahap struktur atas. Saat ini, juga dilakukan masa perawatan bangunan selama 360 hari.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah mengatakan, penyelesaian RSUD Kota Bima menjadi komitmen perusahaan dalam menghadirkan fasilitas kesehatan modern di wilayah terpencil.
"Penyelesaian RSUD Kota Bima merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan fasilitas kesehatan modern di wilayah terpencil, memastikan masyarakat timur NTB mendapatkan layanan KJSU berkualitas tanpa harus bepergian jauh," ujar Mardiansyah dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 20 Februari.
Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut menggunakan teknologi Building Information Modeling (BIM) 3D–5D untuk mendeteksi potensi benturan desain, batching plant di lokasi proyek untuk menjaga pasokan beton serta pengadaan dini material impor guna menjaga ketepatan waktu pembangunan.
BACA JUGA:
Pengawasan mutu dilakukan melalui pengujian laboratorium independen terhadap beton dan baja tulangan, penerapan standar QHSS serta sistem keselamatan kerja mencakup toolbox meeting harian, work permit dan penggunaan alat pelindung diri.
Kehadiran RSUD Kota Bima diharapkan mengubah pola rujukan medis di wilayah timur NTB dengan mempercepat akses layanan kesehatan spesialis sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah.