Bagikan:

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi konsolidasi pada perdagangan hari ini, Selasa, 10 Februari seiring sikap investor yang cenderung wait and see menanti sentimen lanjutan pasar. Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut IHSG hari ini akan bergerak di area resistance 8.100, pivot 8.050, dan support 8.000.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG kemarin ditutup menguat 1,22 persen ke level 8.031,87. Setelah sempat melemah dii awal perdagangan akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat beberapa emiten, IHSG berhasil berbalik menguat.

Menurut Phintraco Sekuritas, faktor positif antara lain berasal dari penguatan indeks bursa Asia kemarin. Berlanjutnya penguatan harga emas, perak dan tembaga juga menjadi sentimen positif. Rupiah juga ditutup menguat di level Rp 16.805 per dolar AS di pasar spot, didukung oleh penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap Dolar AS.

Secara teknikal, lanjut Phintraco Sekuritas, terjadi penyempitan histogram negatif MACD IHSG dan Stochastic RSI mengindikasikan reversal di area oversold. Namun volume cenderung relatif rendah, karena diperkirakan investor masih cenderung wait and see.

“Dengan demikian, IHSG hari ini diprediksi cenderung berkonsolidasi pada kisaran 8.000-8.100,” tulis Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas menyebutkan, indeks keyakinan konsumen Indonesia meningkat pada level 127 di bulan Januari 2026 dari level 123,5 di Desember 2025 yang dirilis kemarin. Ini merupakan level tertinggi sejak Januari 2025 dan kenaikan ini didorong oleh peningkatan dalam hampir enam sub indeks utama.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menambahkan, penjualan sepeda motor tumbuh 3,1 persen YoY mencapai 577.763 unit di bulan Januari 2026. Level ini merupakan yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir, setelah adanya penurunan tajam sebesar 14,5 persen di Desember 2025.

“Pada hari ini, investor akan mencermati data retail sales bulan Desember 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 5,5 persen dari 6,3 persen di November 2025,” tambah Phintraco Sekuritas.

Tidak hanya itu, Phintraco Sekuritas mengatakan, investor juga tengah menanti pertemuan teknis lanjutan BEI dengan MSCI yang dijadwalkan pada Rabu 11 Februari, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan 2 dan 5 Februari lalu.

“BEI bersama SRO akan mengajukan beberapa inisiatif kepada MSCI seiring dengan 8 rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia yang ditargetkan selesai pada April mendatang,” papar Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham hari ini, yaitu ANTM, JSMR, MDKA, PWON dan ISAT.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+