JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan penguatan dan kembali sentuh level tertinggi (all time high/ATH) pada perdagangan hari ini, Kamis, 15 Januari, setelah kemarin naik 0,94 persen ke level 9.032,5. IHSG kemarin sempat mencapai level intraday tertinggi baru di 9.049.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menjelaskan, ekspektasi berlanjutnya penurunan suku bunga the Fed, kenaikan harga komoditas, aliran masuknya dana investor asing, serta aksi korporasi emiten menjadi faktor-faktor yang mendorong penguatan IHSG.
Rupiah juga ditutup menguat di level Rp16.865 per dolar AS di pasar spot Rabu kemarin. Secara teknikal, terjadi Golden Cross IHSG dan pelebaran histrogram positif MACD.
“Sehingga diperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menguji level 9.070-9.100,” tulis Phintraco Sekuritas.
Meski begitu kata Phintraco Sekuritas, perlu diwaspdai potensi terjadinya profit taking pada perdagangan Kamis menjelang libur long weekend.
Pemerintahan Presiden Prabowo akan menghidupkan kembali proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) tahun ini. Langkah hilirisasi ini bertujuan menciptakan substitusi liquefied petroleum gas (LPG).
Sementara itu, MIND ID dan Pertamina bekerja sama untuk percepatan hilirisasi batu bara menjadi berbagai produk energi alternatif, termasuk DMW, synthetic natural gas (SNG) dan metanol. Kebijakan ini berpotensi berpengaruh positif terhadap emiten batu bara yang melakukan penjualan ke dalam negeri.
Mayoritas indeks di bursa Asia ditutup menguat pada Rabu. Indeks di bursa Jepang yang menguat pada rekor tertinggi didorong ekspektasi PM Jepang dapat melakukan pemilu sela di Februari.
Fenomena di Jepang saat ini dikenal sebagai Takaichi trade, yaitu terjadi pelemahan Yen Jepang, turunnya harga obligasi dan pasar saham yang kuat, karena ekspektasi PM Takaichi akan memberlakukan kebijakan yang mendorong perekonomian.
Sementara itu, neraca perdagangan China membukukan surplus 1,19 triliun dolar AS di tahun 2025 dengan ekspor tumbuh 5,5 persen dan impor stagnan.
BACA JUGA:
Menghadapi tarif dari Trump, China mengalihkan ekspornya dari pasar AS ke pasar Uni Eropa dan Asia Tenggara. Indeks di bursa Eropa dibuka mixed pada Rabu kemarin.
Investor menantikan pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS dengan pajabat Greenland serta Denmark, Kamis ini di tengah upaya berkelanjutan Presiden Trump untuk mengambil alih Greenland.
Adapun saham-saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas hari ini, yakni BRIS, BMRI, BBTN, PSAB dan SSIA.