JAKARTA - Samsung Electronics bergerak mendekati MediaTek, perusahaan cip fabless terbesar Taiwan, saat permintaan cip untuk kecerdasan buatan atau AI terus melonjak.
Menurut laporan Yonhap dikutip Jumat, 22 Mei, Chairman Samsung Electronics Lee Jae-yong bertemu CEO MediaTek Rick Tsai di Taiwan pada Kamis. Pertemuan itu disebut membahas peluang kemitraan, terutama untuk memperkuat bisnis foundry Samsung.
Foundry adalah bisnis produksi cip untuk perusahaan lain. Sementara fabless adalah perusahaan yang merancang cip, tetapi tidak memiliki pabrik sendiri. MediaTek masuk kategori ini. Saat ini, pesanan produksi cip MediaTek banyak ditempatkan di TSMC.
Karena itu, pertemuan Lee dan Tsai menjadi penting. Samsung selama ini berusaha memperbesar porsi bisnis foundry di tengah dominasi TSMC. Ledakan kebutuhan cip AI membuat perebutan pelanggan besar makin ketat.
Sumber industri menyebut Samsung dan MediaTek kemungkinan membahas lebih rinci peluang kerja sama dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut.
BACA JUGA:
Pertemuan itu juga dinilai menjadi bagian dari langkah Samsung menenangkan mitra global. Sebelumnya, Samsung mencapai kesepakatan pada menit-menit akhir dengan serikat pekerjanya. Kesepakatan itu mencegah potensi gangguan pada rantai pasok global.
Samsung saat ini masih menjadi produsen cip memori terbesar dunia. Namun, di bisnis foundry, perusahaan Korea Selatan itu masih harus mengejar TSMC.
Samsung belakangan sudah memperoleh pesanan foundry dari sejumlah perusahaan global besar, termasuk Tesla dan Qualcomm.
Pendekatan ke MediaTek menunjukkan Samsung terus berupaya memperluas bisnis foundry di tengah meningkatnya permintaan cip untuk AI.