Bagikan:

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok Liquefied Natural Gas (LNG) untuk semester I tahun 2025 berada dalam kondisi aman. Hal ini berlaku untuk pemenuhan dalam negeri maupun ekspor.

"Di 2026 sudah jelas. Baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor, sudah aman,” ujar Bahlil kepada awak media, Jumat, 19 Desember.

Sementara itu untuk pasokan semester II, Bahlil menyebut pihaknya masih melakukan penghitungan dan merancang mekanisme untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Hal ini diperlukan agar pasokan dalam negeri mencukupi mengingat pada tahun ini Indonesia mengalami defisit sebanyak 50 kargo. Bahlil bilang, penyebab defisit kargo LNG adalah karena permintaan domestik yang melebihi perencanaan pemerintah. Sementara itu banyak Wilayah Kerja (WK) yang telah menjalin kontrak ekspor.

Untuk itu Bahlil menilai perlu melakukan pengaturan sehingga pemerintah tidak perlu mengimpor LNG untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Belajar dari tahun 2025, untuk 2026 kami sudah exercise, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami dengan teman-teman offtaker yang pasarnya sudah jelas dan kami sudah bicara, untuk 6 bulan pertama sudah jelas, Juli ke atas baru kami rancang,” tandas Bahlil.

Di sisi lain, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan ekspor gas alam cair atau liquified natural gas (LNG) pada tahun 2025 hanya mencapai 150 kargo.

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi mengatakan, untuk penggunaan domestik diperkirakan sebesar 86 kargo.

"Data yang saya terima kurang lebih ekspor sebanyak 150-an kargo dan domestiknya 86 kargo. Kira-kira itu," ujarnya kepada media di Jakarta, Senin, 21 Juli.

Kurnia mengatakan, proyeksi ini kemungkinan akan terus bertambah di paruh kedua tahun 2025 mengingat jumlah ini baru merupakan perkiraan awal.

"Nanti kita akan susun kembali di semester 2 ini untuk melihat apakah proyeksi 150-an tadi masih memungkinkan ada yg dialihkan ke domestik atau dialihkan jadwalnya. Agak dinamis lah," terang dia.