Bagikan:

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dibangun dengan standar kualitas setara dapur hotel bintang lima.

Menindaklanjuti arahan tersebut, telah terbit Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (Kepmen PU) No. 628/KPTS/M/2025 tanggal 19 Juni 2025 tentang Desain Prototipe/Purwarupa Bangunan Gedung Satuan Layanan Pemenuhan Gizi.

Dikutip dari unggahan di akun Instagram resmi @kementerianpu, Kamis, 4 Desember, Kementerian PU telah menyelesaikan prototipe dapur di Kebumen, Banjar dan Jambi, yang menjadi model utama untuk direplikasi di berbagai wilayah.

Prototipe dapur tersebut nantinya akan menjadi standar bagi pembangunan 222 dapur Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan direplikasi secara nasional, terutama di wilayah prioritas.

"SPPG dilengkapi area penerimaan bahan baku, gudang kering dan basah, ruang cuci, area persiapan dan memasak, ruang penyajian, ruang distribusi serta cold storage," tulis akun tersebut.

Secara terperinci, begini alur penyiapan MBG pada SPPG yang dibangun Kementerian PU. Pertama, area penerimaan bahan makanan. Semua dimulai di sini. Bahan makanan datang dan langsung dicek kualitas, kebersihan dan keamanannya. Hanya terbaik yang boleh masuk untuk masyarakat.

Kedua, area penyimpanan bahan makanan. Bahan disimpan terpisah, bahan kering dan bahan segar/basah, tujuannya? Supaya tetap fresh sebelum dimasak.

Ketiga, area penyiapan makanan. Semua dilakukan sesuai standar dapur profesional supaya higienis dan gizi tetap terjaga. Keempat, area memasak. Proses berlangsung cepat, bersih dan aman! Menghasilkan makanan lezat dan bergizi.

Kelima, area pemorsian. Porsi dibagi dengan takaran pas sesuai standar gizi. Ada pengecekan terakhir juga sebelum makanan keluar dapur! Keenam, area distribusi makanan. Makanan dikirim cepat ke lokasi penerima manfaat agar tetap segar dan bergizi sampai tujuan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Program MBG adalah amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak generasi Indonesia sehat dan cerdas.

Dia menambahkan, program itu juga mendorong ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan dan UMKM.

"Dapur MBG yang dibangun Kementerian PU memiliki standar mutu tinggi, cepat, higienis, aman dan memenuhi seluruh regulasi," terangnya.