Bagikan:

JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat, 28 November 2025, diperkirakan menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data Bloomberg, pada akhir pekan lalu, Kamis, 27 November 2025, Kurs rupiah spot di tutup menguat 0,17 persen ke level Rp16.635 per dolar AS.

Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik 0,17 persen ke level harga Rp16.644 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan bahwa rupiah diperkirakan bergerak datar dengan kecenderungan menguat secara terbatas terhadap dolar AS, seiring absennya data ekonomi penting dan momentum liburan Thanksgiving.

"Rupiah diperkirakan akan datar dengan kecenderungan menguat terbatas terhadap dolar AS di tengah absennya data-data ekonomi penting dan liburan Thanksgiving," ujarnya kepada VOI, Jumat, 28 November.  

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa Presiden Donald Trump menyerukan pemotongan suku bunga yang lebih besar untuk mendorong perekonomian Amerika Serikat, meskipun sebagian besar The Fed menolak seruan tersebut dengan alasan perlunya kehati-hatian terhadap inflasi yang stagnan.

"Namun beberapa pejabat The Fed mengatakan dalam seminggu terakhir bahwa pemotongan suku bunga untuk mendukung pasar tenaga kerja lebih diutamakan daripada inflasi yang stagnan, dan bahwa tekanan harga juga kemungkinan akan mereda dalam beberapa bulan mendatang," tuturnya dalam keterangannya, dikutip Jumat, 28 November. 

Selain itu, ia menyampaikan gejolak di pasar properti turut mencuat setelah serangkaian data ekonomi Tiongkok menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam beberapa bulan terakhir.

"Tiongkok sedang mempertimbangkan stimulus lebih lanjut untuk pasar properti, di tengah penurunan sektor ini setidaknya selama empat tahun. Beijing juga terlihat mempertimbangkan lebih banyak subsidi konsumen dan langkah-langkah lain untuk meningkatkan belanja," jelasnya.

Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Jumat, 28 November 2025 dalam rentang harga Rp16.630 - Rp16.660 per dolar AS.

Sementara itu, Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Jumat, 28 November, bergerak dalam kisaran Rp16.600 per dolar AS hingga Rp16.700 per dolar AS.