Bagikan:

YOGYAKARTA – Dalam dunia saham ada banyak jenis keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor, salah satunya dinamakan dengan capital gain. Istilah tersebut berasal dari bahasa Inggris yang jika diartikan secara bebas berarti keuntungan modal. Artikel ini akan membahas apa itu capital gain yang tak lain adalah keuntungan investor saham.

Apa Itu Capital Gain?

Dalam artikel ilmiah berjudul Kebijakan Deviden dan Capital Gain: Pengaruhnya Terhadap Harga Saham yang ditulis oleh Lisa Kustina di Jurnal Investasi, dijelaskan bahwa capital gain adalah keuntungan investor yang didapat karena penjualan saham di pasar sekunder. Dikatakan keuntungan jika besaran harga jual di atas harga beli.

Capital gain juga bisa dipahami sebagai selisih harga yang didapatkan di saham periode saat ini dengan periode sebelumnya. keuntungan capital gain didapatkan dengan cara jual-beli saham jangka pendek atau trading.

Sebagai contoh, Anda membeli saham PT DS di BEI dengan harga Rp1000 di Desember 2024. Di bulan Februari 2025 harga saham PT DS ternyata naik menjadi Rp1.300. Jika saham PT DS dijual Anda akan mendapat selisih Rp300,- per lembar saham. Selisih itulah yang disebut capital gain.

Jenis Capital Gain dalam Saham

Dilansir dari situs Investopedia, capital gain dibagi menjadi dua jenis berdasarkan periode waktunya yakni sebagai berikut.

  • Capital gain jangka pendek

Jenis ini merukuk pada keuntungan yang didapatkan oleh investor setelah memegang saham dalam jangka waktu pendek yakni kurang dari satu tahun.

  • Capital gain jangka panjang

Keuntungan ini merujuk pada keuntungan yang didapat oleh investor setelah menjual saham yang disimpan dalam jangka waktu panjang atau lebih dari satu tahun.

Tips Mendapatkan Capital Gain dalam Dunia Saham

Cara mendapatkan capital gain adalah membeli saham di harga bawah lalu menjualnya di harga yang lebih tinggi. Untuk mencapai itu, investor bisa melakukan banyak strategi seperti di bawah ini.

  • Beli saham harga rendah dengan memperhatikan timing

Timing adalah kunci mendapatkan saham di harga bawah. Jika Anda mampu mendapatkan timing pembelian, capital gain akan sangat mudah didapatkan. Untuk menentukan timing, investor harus bisa melakukan berbagai analisa saham.

  • Jual saham di harga tinggi dengan memperhatikan momentum pasar

Tidak hanya mendapatkan saham di harga bawah, investor juga perlu memantau pergerakan saham. Jika saham merangkak naik, segeralah melakukan penjualan untuk mendapatkan capital gain.

  • Fokus pada investasi jangka panjang

Jika Anda investor saham pemula, cobalah untuk fokus investasi jangka panjang. Pilihlah saham blue-chip yang berasal dari perusahaan terkemuka dan terpercaya. Investasi jangka panjang akan membantu investor mendapatkan capital gain lebih besar dan stabil.

Itulah informasi terkait apa itu capital gain. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.