JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 10 November 2025, diperkirakan berpotensi menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Jumat, 7 November 2025, Kurs rupiah spot di tutup menguat 0,07 persen ke level Rp16.690 per dolar AS.
Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik 0,02 persen ke level harga Rp16.704 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang tertekan oleh data yang menunjukkan penurunan sentimen konsumen di Amerika Serikat, yang lebih besar dari perkiraan.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang tertekan oleh data yang menunjukkan sentimen konsumen di AS yang menurun lebih besar dari perkiraan," ujarnya kepada VOI, Senin, 3 November.
BACA JUGA:
Selain itu, ia menambahkan penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas karena adanya harapan bahwa penutupan (shutdown) pemerintahan AS akan segera berakhir.
"Investor juga cendeurng wait and see data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini," ucapnya.
Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah pada Senin, 10 November, bergerak dalam kisaran Rp16.650 per dolar AS hingga Rp16.750 per dolar AS.