Bagikan:

BAJAWA - PT PLN (Persero) melalui PLN UIP Nusa Tenggara mengungkapkan jika hingga saat ini rasio elektrifikasi Flores telah mencapai 98 persen. Adapun salah satu penyebab belum mencapai target 100 persen dikarenakan masih terdapat desa-desa yang terletak di pelosok yang sulit dijangkau.

"Kalau elektrifikasi sebenarnya sudah. Sudah hampir 98 persen. Flores. Masih banyak lagi sebenarnya ada desa-desa yang (belum terlistriki). Tapi biasanya paling 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar)," ujar Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusa Tenggara, Bobby Robson Sitorus, saat ditemui di Bajawa, dikutip Senin, 27 Oktober.

Dijelaskan Bobby, masih banyak wilayah pelosok dengan medan yangbsulit serta jarak yang jauh sehingga untuk membangun jaringan, diperlukan banyak fasilitas travo

"Kemudian itu sama jauh jaraknya itu. Fasilitas untuk ini sampai ke sana kan perlu banyak travo untuk jaringan," jelas Bobby.

Untuk wilayah dengan jarak yang jauh dan sulit terjangkau jaringan listrik konvensional, kata Bobby, PLN memasang jaringan listrik dengan inovasi SuperSUN.

Asal tahu saja, SuperSUN merupakan salah satu solusi ramah lingkungan untuk melistriki masyarakat di daerah terisolir atau wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). PLN membangun pembangkit individual tenaga surya dan baterai untuk menghadirkan listrik 24 jam.

"Kita nanti pakai baterai sama pakai PLTS. Di remote area. Pada remote area itu nanti dipasang PLTS-PLTS. Ada namanya SuperSUN. Yang punya PLN terbaru. (super SUN). Dia sudah ada program itu sendiri. Kalau yang nggak bisa jaringan ke sana, kita pasang itu dulu," beber Bobby.

Lebih lanjut Bobby juga menjelaskan jika sejatinya infrastruktur listrik pada Sistem Flores seperti Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) telah terpasang dari Kabupaten Manggarai Barat hingga Kabupaten Flores Timur. Dengan demikian, lanjut dia, pusat beban dapat terhubung dengan pembangkit listrik.

"Sudah terpasang semua. Kalau dulu-dulu sebenarnya nggak ada masalah. Nggak ada masalah. Ya paling keinginan masyarakat dengan harga tanah saja," tandas dia.