JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas bisa mencapai 5,93 persen pada akhir 2025.
Adapun berdasarkan paparan yang ditampilkan, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mencapai 4,94 persen sampai triwulan II-2025.
"Target pertumbuhan industri 5,93 persen sampai akhir tahun," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers di kantor Kemenperin, Jakarta, Senin, 20 Oktober.
Agus menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya agar industri manufaktur bisa tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kami akan upayakan selalu pertumbuhan sektor manufaktur itu selalu bisa di atas pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya.
Adapun nilai ekspor industri manufaktur pada periode awal kepemimpinan, yakni akhir 2024-Agustus 2025 mencapai 202,9 miliar dolar AS atau sekitar 78,75 persen dari total ekspor nasional.
Menurut Agus, meski lebih rendah dibandingkan ekspor industri pengolahan di Malaysia, Vietnam dan Thailand, hal tersebut tidak menunjukkan lemahnya sektor manufaktur Indonesia.
Pasalnya, hanya 25 persen dari output manufaktur Indonesia ditujukan untuk ekspor, sementara 75 persen sisanya diserap pasar domestik menandakan struktur industri kuat di dalam negeri.
Adapun peringkat Indonesia berdasarkan Manufacturing Value Added (MVA) dari data World Bank, menunjukkan Indonesia berada di peringkat 13 untuk skala global, yakni dengan perolehan nilai 265,07 miliar per dolar AS.
BACA JUGA:
Sedangkan untuk skala ASEAN, Indonesia menduduki peringkat pertama, baru disusul Thailand senilai 128,04 miliar per dolar AS, Vietnam senilai 116,38 miliar per dolar AS, Malaysia 94,93 miliar per dolar AS dan Singapura sebesar 88,40 miliar per dolar AS.
Dari sisi investasi, sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung dengan realisasi Rp568,4 triliun sepanjang Oktober 2024-Juni 2025, setara 40,72 persen dari total investasi nasional.
Investasi itu juga menciptakan sekitar 19,55 juta lapangan kerja, atau 13,41 persen dari total tenaga kerja nasional.