Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, terdapat penambahan delapan kawasan industri (KI) di 173 KI selama satu tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dikutip dari akun Instagram resmi @kemenperin_ri, Sabtu, 18 Oktober, penambahan delapan kawasan industri turut mengerek nilai investasi di Tanah Air.

"Dalam setahun, terdapat penambahan delapan kawasan industri di 173 kawasan industri dengan nilai investasi sebesar Rp6.744,58 triliun, total tenaga kerja mencapai 2,35 juta pekerja," jelas Kemenperin.

Di samping itu, Kemenperin juga menyebut, saat ini terdapat 516.124 total unit usaha dengan jumlah sentra industri kecil dan menengah (IKM) sebanyak 13.762 unit usaha di Indonesia. "Berkontribusi sebesar 9,3 persen terhadap PDB," terangnya.

Angka tersebut pun diyakini merupakan peluang untuk terus memberdayakan industrialisasi melalui penciptaan rantai pasok antara industri besar dengan IKM.

Menurut Kemenperin, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri dan masyarakat dapat mewujudkan pengelolaan kawasan industri terintegrasi ramah lingkungan dan berdaya saing global.

"Industrialisasi bukan hanya startegi industri, tetapi strategi pemerataan nasional," pungkasnya.