Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk menghadirkan akses transportasi umum massal yang menjangkau hingga ke kawasan perumahan subsidi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bilang, langkah ini penting untuk memperkuat program rumah subsidi yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kementerian Perhubungan siap berkolaborasi, baik dengan pemerintah daerah, BUMN maupun swasta dalam mendukung dan mendorong akses transportasi umum hingga ke kawasan perumahan subsidi,” kata Dudy dalam keterangan resmi, Senin, 29 September.

Dudy bilang, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Integrasi Antarmoda saat ini juga sedang mengkaji subsidi untuk angkutan pengumpan (feeder) demi mewujudkan transportasi terintegrasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi publik.

Dalam pengembangan integrasi ini, Kemenhub juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah kota untuk memastikan kualitas layanan yang sama bagi penumpang angkutan umum.

“Harapannya integrasi transportasi bisa semakin luas, menjangkau hingga ke titik-titik perumahan rakyat dan mewujudkan  layanan transportasi aman, nyaman, sehingga semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi publik,” ucapnya.

Sekadar informasi, pemerintah menyelenggarakan akad massal 26.000 KPR Sejahtera FLPP dan penyerahan kunci secara simbolis pada hari ini di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin, 29 September.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perumahan dan Pemukiman (PKP) bersama dengan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Kegiatan ini berlangsung secara hybrid.

Sebanyak 200 masyarakat berpenghasilan rendah dari berbagai segmen profesi melakukan akad langsung dengan disaksikan Presiden Prabowo. Sedangkan 25.800 akad lainnya dilakukan secara online dan tersebar di 100 titik di 33 provinsi.

Presiden Prabowo Subianto mengaku sangat bangga atas kerja keras semua pihak untuk mewujudkan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Saya sangat bangga, sangat bahagia dan sangat apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga hal ini bisa kita wujudkan,” kata Prabowo dalam acara tersebut.

Prabowo bilang, hadirnya perumahan subsidi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan akan hunian, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi.

“Perumahan itu selain memenuhi kebutuhan yang sangat penting untuk rakyat terutama yang berpenghasilan rendah, juga perumahan itu bisa dan selalu menjadi motor pertumbuhan ekonomi,” kata Prabowo.