JAKARTA - Pengamat Ekonomi dari Indonesia Strategic and Economics Action Institution Ronny P Sasmita menilai bahwa meskipun profil Purbaya Yudhi Sadewa belum sekuat Sri Mulyani Indrawati di mata pasar, penunjukannya sebagai Menteri Keuangan tetap akan disambut positif oleh pelaku pasar keuangan.
"Pertama, saya kira Purbaya, sekalipun belum sekuat SMI profilenya di pasar, akan tetap disambut positif oleh pasar. Karena beliau bukanlah orang baru di dunia keuangan, baik perbankan maupun non perbankan," ujarnya dalam keterangannya, Senin, 8 September.
Ronny juga menilai bahwa penunjukan Purbaya mencerminkan pertimbangan matang dari Presiden Prabowo Subianto, karena selain dianggap mampu mendukung kebijakan fiskal yang relatif agresif, dan juga dinilai mampu untuk mengedepankan keamanan makroprudensial perekonomian nasional.
"Karena memiliki latar perbankan di LPS dan pernah juga di institusi keuangan non perbankan seperti Danareksa," tambahnya.
Ia menambahkan, meskipun terjadi pergantian dari Sri Mulyani ke Purbaya, arah kebijakan makrofiskal diperkirakan tidak akan berubah signifikan.
Menurutnya Purbaya akan tetap melanjutkan kebijakan utama Sri Mulyani dalam menopang program-program prioritas pemerintah, namun tetap dalam batas fiskal yang aman.
"Artinya, Purbaya akan tetap menjaga defisit berada di bawah 3 persen, meskipun berkemungkinan akan mepet ke angka 3 persen jelang akhir tahun, karena kebutuhan untuk belanja pembiayaan program-program unggulan Prabowo," jelasnya.
Ronny memperkirakan bahwa pasar akan bersikap wait and see, namun tidak akan bereaksi secara berlebihan terhadap pergantian ini. Pasalnya, Purbaya dinilai cukup predictable dari sisi kebijakan dan tidak terlalu jauh berbeda dengan Sri Mulyani dalam pendekatan fiskal.
SEE ALSO:
"Bahkan dengan backroundnya di LPS, Purbaya boleh jadi jauh lebih konservatif ketimbang SMI dari sisi fiskal, karena lebih mengutamakan stabilitas makroprudensial," tegasnya.
Lebih lanjut, Ronny menilai bahwa keputusan Prabowo untuk menunjuk Purbaya, menunjukkan kehati-hatian Presiden dalam memilih Menteri Keuangan yang mampu menjaga kredibilitas fiskal dan stabilitas ekonomi nasional.
"Langkah pengangkatan Purbaya ini menunjukan bahwa Prabowo juga sangat hati-hati soal siapa Menkeunya. Tidak mendadak menaikan salah satu Wamenkeu begitu saja menjadi Menkeu," pungkasnya.