JAKARTA - Majelis Ulama (MUI) ungkapkan terdapat lima program prioritas dalam mendukung rangka mendukung pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyampaikan pihaknya juga berkomitmen teguh dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah nasional.
"Dukungan ini tidak hanya sebatas memberikan fatwa, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai program strategis, sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman dengan Bank Indonesia," ujarnya dalam Sarasehan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah "Refleksi Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun 2025, Rabu, 13 Agustus.
Ia menyampaikan bahwa ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, seperti penguatan ekonomi keumatan, jaminan produk halal, digitalisasi keuangan syariah, penyusunan fatwa, publikasi, serta penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Anwar menambahkan program prioritas dalam mendukung RPJMN 2025-2029 yaitu yang pertama mendukung peningkatan daya saing industri dan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) halal.
Ia menyampaikan program kedua yaitu berkolaborasi untuk meningkatkan ekspor produk halal yang berdaya saing global, berikutnya ketiga melalui mendukung terciptanya ekosistem halal yang kuat, termasuk melalui percepatan proses sertifikasi halal.
Anwar menambahkan program berikutnya yaitu mendorong peran keuangan syariah dalam menopang perekonomian nasional, serta berkontribusi dalam optimalisasi dana sosial syariah (Zakat, Infaq, Sadaqah, dan Wakaf/ZISWAF) untuk perlindungan sosial dan kesejahteraan umat.
BACA JUGA:
Ia juga menegaskan bahwa peran ulama dan fatwa sangat krusial dalam memastikan setiap langkah pengembangan ekonomi syariah tetap sejalan dengan prinsip-prinsip Islam.
"MUI secara proaktif telah melakukan berbagai kegiatan seperti pembentukan pojama syariah dan penyusunan opini syariah atas berbagai instrumen keuangan syariah, kami juga telah menyusun materi dakwah dan melaksanakan training of trainers atau TOT kepada para daing untuk menyebarkan pemahaman tentang ekonomi syariah kepada masyarakat luas," pungkasnya.