Bagikan:

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan rapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bahlil menyampaikan terdapat tiga substansi utama yang dibahas bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yaitu mengenai upaya peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), baik dari sektor mineral, batubara serta sektor migas.

Ia menambahkan pembahasan berikutnya yaitu perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Minerba dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terkait pertukaran data dan informasi untuk sektor minerba

"Pertama itu adalah bagaimana meningkatkan PNBP Baik dari sektor mineral batubara maupun dari migas yang kedua itu adalah bagaimana tukar informasi data perjanjian kerjasama antara minerba dan pajak, kemudian dari SKK Migas juga" ujarnya kepada awak media, Kamis, 31 Juli.

Bahlil menjelaskan pembahasan ketiga yaitu pembahasan untuk listrik desa dimana sebanyak 5.700 desa, 4.400 dusun, dan 68 titik lain yang belum teraliri listrik.

"Kami menindaklanjuti arahan Bapak Presiden terkait program listrik desa. Saat ini masih terdapat sekitar 5.700 desa, 4.400 dusun, dan 68 titik lainnya yang belum teraliri listrik," ujarnya.

Bahlil menekankan, target tersebut harus dapat direalisasikan dalam waktu lima tahun, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Agar target pelaksanaan tersebut dapat segera dimulai, dia meminta Kementerian Keuangan untuk menyiapkan anggaran guna menyelesaikan penyediaan fasilitas listrik di desa-desa.

"Gini, bukan permintaan tambahan anggaran Anggarannya harus disiapkan untuk listrik desa," tuturnya.

Meski demikian, ia masih enggan merinci besaran anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan program tersebut.

"Masih ada, tapi kan untuk bicaranya jangka panjang Supaya kita ingin ada satu perencanaan yang komprehensif yang terukur dan tidak boleh diulang-ulangi lagi Jangan listrik desa dijadikan sebagai isu terus-menerus Kita ingin untuk menyelesaikan dengan baik," jelasnya.

"(Anggaran) Nanti kita bahas," tambahnya.