JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi lanjut merangkak naik pada perdagangan hari ini, Jumat 11 Juli. Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebut IHSG hari ini akan bergerak pada rentang resistance 7.080, pivot 7.050, dan support 7.000
Phintraco Sekuritas menjelaskan, IHSG ditutup menguat 0,89 persen ke level 7.005.37 pada Kamis kemarin. Penguatan indeks bursa global, euforia listingnya saham-saham baru, berita aksi korporasi emiten, serta reboundnya beberapa saham dengan kapitalisasi besar menjadi faktor-faktor yang mendorong penguatan IHSG kemarin.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menyebut, IHSG telah menembus MA20 dan indikator MACD terindikasi membentuk golden cross.
“Dengan demikian, IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan pada level 7.050-7.080, jika bertahan di atas level 7.000,” tulis Phintraco Sekuritas.
Dari Inggris, Phintraco Sekuritas mengatakan, hari ini akan dirilis PDB Mei 2025 yang diperkirakan tumbuh 0,1 persen MoM dari kontraksi 0,3 persen MoM di April 2025.
Sedangkan dari China pada Sabtu 12 Juli akan dirilis data ekspor Juni yang diperkirakan tumbuh 5,5 persen YoY dari 4,8 persen di Mei 2025 serta data impor Juni 2025 yang diperkirakan naik 2,5 persen YoY dari turun 3,4 persen YoY di Mei 2025.
Phintraco Sekuritas menambahkan, harga tembaga menguat mendekati level tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis 10 Juli, setelah Presiden Trump mengkonfirmasi bahwa tarif impor tembaga sebesar 50 persen akan efektif berlaku pada 1 Agustus 2025.
SEE ALSO:
“Hal itu disinyalir akibat berkurangnya stok tembaga di LME karena para pedagang telah memindahkan tembaga ke AS sejak adanya ancaman tarif terhadap logam dasar dimulai sejak Februari 2025,” papar Phintraco Sekuritas.
Meskipun demikian, Phintraco Sekuritas menilai, kenaikan harga tembaga ini belum diikuti oleh kenaikan signifikan pada harga saham produsen tembaga di domestik.
Adapun saham-saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas hari ini, semuanya adalah bank, yakni BBRI, BBNI, BMRI, BRIS.