JAKARTA - Libur panjang akhir Mei membawa lonjakan jumlah wisatawan yang berlibur ke Kepulauan Seribu. Ribuan pengunjung memanfaatkan momen ini untuk menikmati keindahan pulau-pulau eksotis di utara Jakarta.
Menurut data yang dirilis oleh Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu, tercatat sebanyak 2.070 wisatawan domestik dan mancanegara memasuki kawasan tersebut pada hari kedua liburan dalam rangka peringatan Kenaikan Isa Almasih.
“Pengunjung yang datang berasal dari berbagai titik keberangkatan, baik dari Jakarta maupun Tangerang,” ujar Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, Jumat, seperti dikutip ANTARA.
Ia menjelaskan bahwa dari total pengunjung, sebanyak 1.415 orang menyeberang melalui Dermaga Muara Angke, 385 dari Dermaga Marina Ancol, 163 orang dari Tanjung Pasir, dan 107 orang lainnya dari Cituis.
BACA JUGA:
Sonti memprediksi arus wisatawan masih akan berlanjut hingga akhir pekan, khususnya pada hari Minggu, mengingat durasi libur yang cukup panjang.
Pulau-pulau berpenghuni seperti Pulau Tidung, Pramuka, dan Pari tetap menjadi favorit wisatawan karena menawarkan variasi wisata alam, budaya, hingga kuliner laut.
“Letaknya yang tidak jauh dari ibu kota serta pilihan transportasi yang fleksibel menjadi nilai tambah bagi wisatawan,” kata Sonti.
Untuk mencapai Kepulauan Seribu, pengunjung dapat memilih beberapa dermaga keberangkatan. Dari Dermaga Kali Adem, tersedia kapal kayu dengan tarif berkisar Rp50.000 hingga Rp80.000 per orang. Alternatif lainnya adalah kapal milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan harga tiket sekitar Rp44.000 hingga Rp74.000.
Sementara itu, bagi yang menginginkan kenyamanan lebih, Dermaga Marina Ancol menawarkan layanan kapal cepat dengan tarif antara Rp175.000 hingga Rp300.000, tergantung tujuan dan jenis kapal yang digunakan.