Bagikan:

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp7,2 triliun sepanjang tahun 2025.

Capex PTBA meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp2,9 triliun.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengungkapkan, anggaran belanja modal ini berasal dari kas internal dan kas eksternal berupa pinjaman pihak ketiga.

"Capex 2025 ya, kurang lebih Rp7,2 triliun ya. Nah itu sumbernya dari mana? Nah yang jelas kami sudah menyiapkan ada dari isi kas internal dan juga ada dari eksternal," ujar Arsal dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 14 April.

Arsal menjelaskan, terkait dengan belanja modal yang berasal dari kas internal perusahaan nantinya akan dikaitkan dengan dividen payout ratio yang akan dibagikan perusahaan.

Kendati demikian, Arsal tidak merinci lebih jauh seberapa besar penggunaan kas ini akan berpengaruh pada pemberian dividen dari tahun buku 2024.

Arsal bilang, nantinya sebesar 20 persen capex berasal dari kas internal, sementara sisanya berasal dari pinjaman .

"Atau 25:75 persen atau 30:70, bergantung nanti besaran dividend payout ratio. Sekarang kami sudah melakukan kajian, sedang dalam proses dan sudah dibikin semua," beber Arsal.

Dia mengungkapkan, PTBA masih membahas terkait belanja modal, sementara keputusan pemberian dividen dan besarannya merupakan keputusan pemegang saham.

Arsal juga menegaskan, saat ini perusahaan masih memiliki peluang besar dalam melakukan pinjaman karena debt equity to ratio (DER) PTBA masih 0,6 kali.

"Nanti kita tunggu keputusan dari pemerintah saham apakah nanti berapa dividen priority-nya yang akan disampaikan kepada para stakeholder," terang Arsal.

Asal tahu saja, PTBA meraup laba bersih sebesar Rp5,10 triliun pada tahun 2024, sementara laba bersih tahun 2023 tercatat sebesar Rp6,10 triliun.