Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendung Rentang di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 16 Februari.

Dody mengatakan, kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur irigasi dalam mendukung sektor pertanian demi mencapai swasembada pangan.

"Saya datang untuk memastikan air dari bendung ini dapat terdistribusi dengan baik ke lahan-lahan pertanian," ujar Dody dalam keterangan resminya, dikutip Senin, 17 Februari.

Bendung Rentang berperan vital dalam mengatur aliran Sungai Cimanuk yang disalurkan ke Daerah Irigasi (DI) Rentang, mencakup lahan pertanian seluas 87.840 hektare di Majalengka, Cirebon dan Indramayu.

Saat ini, pemerintah tengah melaksanakan proyek modernisasi DI Rentang yang ditargetkan rampung pada 2026 mendatang.

Proyek ini diharapkan meningkatkan produktivitas padi dari 5,6 ton per hektare menjadi 6,5 ton per hektare serta memperluas cakupan lahan tanam dari 43.229 hektare menjadi 86.423 hektare. Indeks pertanaman pun diproyeksikan naik dari 120 persen menjadi 230 persen.

Di samping itu, Dody juga meninjau implementasi teknologi digital dalam pengoperasian pintu air secara jarak jauh. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi distribusi air dan memastikan ketersediaan pasokan bagi pertanian serta masyarakat sekitar.

Dia berharap, modernisasi dan digitalisasi ini mampu meningkatkan efisiensi distribusi air serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

"Dengan langkah ini, pemerintah optimistis target swasembada pangan dapat tercapai sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat petani," pungkas Dody.