Angkasa Pura I Targetkan Bisa Layani 3,6 Juta Penumpang Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi. (Foto: Dok. ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA – PT Angkasa Pura I atau AP I menargetkan bisa melayani hingga 3.638.243 penumpang di 15 bandara saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 25 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan penumpang di tahun lalu.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat, AP I memproyeksikan akan melayani sebanyak 29.674 pergerakan atau tumbuh sebesar 17 persen dibandingkan dengan jumlah pergerakan pesawat pada pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru tahun sebelumnya yang mencapai 25.207 pergerakan pesawat.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, operasional Posko Monitoring Angkutan Udara Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di 15 bandara yang dikelola AP I sudah dimulai sejak kemarin.

Posko ini dioperasikan untuk memastikan terselenggaranya angkutan udara yang aman, nyaman, lancar, dan selamat di masa peak season ini.

Adapun posko Natal dan Tahun Baru tersebut beroperasi mulai 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Artinya selama 16 hari akan dipantau pergerakan penumpang, mengingat akan ada peningkatan pergerakan.

“Kami memprediksi adanya peningkatan arus pergerakan penumpang dan pesawat udara yang cukup signifikan dibandingkan libur Nataru di tahun lalu, sehingga dibutuhkan dukungan operasional, layanan, dan infrastruktur yang mumpuni,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu, 20 Desember.

Faik mengatakan tingginya proyeksi jumlah pergerakan penumpang dan pesawat udara tersebut turut didukung dengan banyaknya jumlah pengajuan extra flight di bandara-bandara AP I.

“Per 20 Desember, AP I mencatat telah menerima sedikitnya 1.432 pengajuan extra flight dari 11 maskapai penerbangan nasional dan 1 maskapai penerbangan internasional,” ujarnya.

Faik menyampaikan, prediksi puncak kepadatan penumpang pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini, di mana puncak arus mudik Hari Raya Natal 2023 akan terjadi pada Jumat, 22 Desember (H-3 Natal) dengan proyeksi 259.840 pergerakan penumpang, serta puncak arus balik pada Selasa, 26 Desember (H+1 Natal) dengan proyeksi 217.393 pergerakan penumpang.

“Sedangkan untuk puncak arus mudik libur Tahun Baru 2024 diprediksi akan terjadi pada Jumat, 29 Desember 2023 (H-3 Tahun Baru) dengan proyeksi 223.724 pergerakan penumpang, serta puncak arus balik pada Senin, 1 Januari 2024 dengan proyeksi 228.173 pergerakan penumpang,” katanya.

Terkait dengan rute sibuk, Faik memprediksi terjadi di rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS). Rute tersebut akan menjadi rute domestik paling sibuk.

Kemudian disusul rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK)-Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG), dan Bandara Soekarno-Hatta (CGK) - Bandara Juanda Surabaya (SUB).

Sedangkan untuk rute internasional, sambung Faik, rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Changi Singapura (SIN) diprediksi akan menjadi rute paling sibuk, disusul rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Kuala Lumpur Malaysia (KUL).

“Untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan dan pelayanan pengguna jasa selama periode peak season ini, AP I telah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya dengan menjalin koordinasi dengan stakeholder terkait, penyesuaian jam operasional bandara, serta menyiapkan langkah mitigasi dan antisipasi keadaan darurat,” ujarnya.

Termasuk, sambung Faik, menyiagakan kurang lebih 4.680 personel internal dan eksternal untuk memastikan standar operasional dan layanan tetap terjaga.

Lebih lanjut, Faik Fahmi menyampaikan, terdapat tiga bandara AP I juga akan beroperasi selama 24 jam selama penyelenggaraan Posko Natal dan Tahun Baru. Ketiganya yakni, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, serta Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Selain itu, 12 bandara AP I lainnya akan menyiagakan operasional selama 24 jam untuk mengakomodasi potensi permintaan penerbangan tambahan dari maskapai,” ucapnya.