Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) siap untuk melahirkan pengusaha muda di sektor kelautan dan perikanan (KP).

Oleh karena itu, Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta mengimbau agar seluruh Satuan Pendidikan KKP dapat memberikan ruang inovasi dan ruang kreativitas kepada taruna/taruni.

Sebab, saat ini pengembangan pendidikan vokasi memberi ruang besar bagi munculnya ide dan inovasi usaha di sektor KP.

Nyoman mengatakan, pameran kewirausahaan yang terlaksana di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Politeknik KP Dumai, dan Politeknik KP Sidoarjo, merupakan implementasi komitmen KKP dalam meningkatkan kualitas pendidikan KP lewat beragam inovasi dan kreativitas karya taruna dan taruni KP.

"Ini tentu akan memudahkan lulusan satuan pendidik KP terserap dalam dunia usaha dan industri serta menguasai pasar nasional hingga global," kata Nyoman dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat, 8 Desember.

Nyoman menyebut, pihaknya mendorong para taruna/taruni untuk terus menghasilkan beragam inovasi, baik inovasi teknologi, inovasi mesin inovasi, makanan, hingga produk unggulan lainnya, supaya dapat menggali potensi diri dari segala bidang prestasi dan kreasi.

"Saya harap, melalui pameran ini dapat mencetak pengusaha sukses serta lulusan KP yang kompeten dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa," ujarnya.

Upaya BPPSDM KP itu sejalan dengan arahan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam mengembangkan wirausaha bagi para peserta didik dan alumni, seperti membangun showcase di dalam kampus untuk usaha perikanan, membuat kelompok wirausaha, dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Terdapat sejumlah produk yang dipamerkan pada Pameran Kewirausahaan "AUP Fest" di antaranya lamcepin, water sprins, cradent, mudskipper aquascape, alistar, semir mangrove, habbagel, sistem monitoring dan kontrol kualitas air (Semar), dan penumbuk tepung dan remahan kulit kerang (Petruk).

Berikutnya, ada blue innovative machine aquaculture (BIMA), mini cooler portable (Miler), pakan sprirullina (Paspri), probiotik moulting udang, pilus kletuk cumi (Pikecu), sambal baby cumi (Sabacui), sate lilit udang (Satelit), auto feeder akuarium (E-Bi), dan kincir air tambak (Kincir Brahma).

Sementara itu, produk yang dipamerkan dalam Pameran Kewirausahaan "PKDP Fest" Politeknik Dumai, yakni Wispan, Pancing Joran, Blaze Fidder, Loreng, Sistem Sandar Kapal, SOPPP.O, Krokecis, dan Mienyam yang memperoleh juara 1 di PKPD Fest. Adapun produk yang dipamerkan oleh Politeknik KP Sidoarjo, meliputi kerupuk ikan, noria, sumpia, mie morinos, dan cereal rula.

Hingga saat ini, terdapat 11 satuan pendidikan tinggi vokasi di lingkup Kementerian KP yang mengarah pada pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter.

Satuan pendidikan tersebut meliputi Politeknik KP AUP kampus utama Jakarta, Politeknik KP Bitung, Politeknik KP Sorong, Politeknik KP Karawang, Politeknik KP Bone, Politeknik KP Sidoarjo, Politeknik KP Kupang, Politeknik KP Dumai, Politeknik KP Pangandaran, Politeknik KP Jembrana, dan Akademi Komunitas KP Wakatobi.