Bagikan:

JAKARTA - PT Hutama Karya (persero) atau HK akan fokus untuk menyelsaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan dua bendungan di Indonesia pada tahun ini.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan dua bendungan yang akan kebut pembangunanya adalah Bendungan Tigadihaji dan Bendungan Ameroro.

“Di tahun ini, Hutama Karya menargetkan penyelesaian pembangunan JTTS sepanjang 361 km dan beberapa proyek jasa konstruksi lainnya antara lain, Bendungan Tigadihaji di Sumatera Selatan, Bendungan Ameroro di Sulawesi Selatan,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu, 29 Maret.

Tak hanya tol dan bendungan, kata Tjahjo, proyek lain yang akan diselesaikan Hutama Karya tahun ini adalah RS Sanglah di Bali, Menara Turyapada di Bali, PLTGU Tambak Lorok di Semarang dan EPC Tuban Jetty di Jawa Timur.

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan perseroan memang fokus untuk menyelesaikan proyek yang sedang berjalan, sambil pencarian proyek baru.

“Salah satu proyek baru yang sedang digarap oleh Hutama Karya adalah Jalan Tol IKN Segmen Karangjoang-KKT Kariangau yang ditargetkan selesai pada tahun 2024,” tuturnya.

Di tahun 2022, Hutama Karya berhasil menyelesaikan beberapa mega proyek mulai dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Binjai-Langsa seksi Binjai-Stabat (11,8 Km), Ruas Bengkulu-Taba Penanjung (3,4 km).

Kemudian, Ruas Pekanbaru-Bangkinang (30,9 km), Bendungan Semantok di Jawa Timur, Masjid Al Jabbar di Jawa Barat, RSUP Dr. Ben Mboi di Nusa Tenggara Timur.

Tjahjo mengatakan menginjak usia ke-62 tahun pada hari ini, perseroan berkomitmen dan selalu optimistis untuk terus bergerak cepat dalam menyukseskan pembangunan proyek infrastruktur dan pengembangan bisnis dengan Karya terbaik untuk Indonesia Maju.

“Di usia tersebut, tidaklah mudah bagi Hutama Karya untuk mempertahankan konsistensinya dalam berkarya melalui pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tapi Hutama Karya memiliki komitmen dan selalu optimis,” ucapnya.