Sido Muncul Gelar Operasi Sumbing Bibir Gratis di Wonosobo
Foto: Dok. Sido Muncul

Bagikan:

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian perusahaan, PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bekerja sama dengan Rotari Club of Semarang Bojong menggelar Operasi Sumbing Bibir dan Langit-langit Gratis bagi bayi dan anak-anak di Wonosobo, Jawa Tengah. Sebanyak 30 pasien menjalani operasi yang dilaksanakan di RSI Wonosobo, pada Sabtu 16 Juli.

Bantuan Operasi Bibir Sumbing senilai Rp400 juta diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Membership Committee Rotary Club of Semarang Bojong Eleonora Aprilita yang disiarkan virtual dari Jakarta dan Wonosobo.

”Bantuan Operasi Bibir Sumbing Gratis dari Sido Muncul sudah terlaksana sebanyak enam kali sejak 2018. Kami pernah adakan di Kupang sebanyak dua kali, Banten, Dolok Sanggul, Tarutung, dan Tegal. Totalnya sebanyak 125 pasien. Bantuan ini kami fokuskan bagi penderita yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kami berharap agar operasi berjalan lancar, pasien- pasien dapat kembali tersenyum, serta dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk bersosialisasi,” kata Irwan dalam keterangannya, Senin 18 Juli.

Pasien yang mengikuti operasi gratis ini adalah mereka yang menderita celah pada bibir dan langit-langit. Sebanyak 10 pasien dengan kasus Labio (Sumbing Bibir), 10 pasien dengan kasus Palato (Sumbing Langit-langit), serta 10 pasien dengan kasus Labio & Palato (Sumbing Bibir dan Langit-langit). Seluruh pasien telah menjalankan proses screening sehari sebelumnya.

Bibir Sumbing adalah kondisi kelainan bawaan yang ditandai dengan adanya celah atau belahan pada bibir bagian atas. Celah tersebut bisa terdapat di tengah, kanan, atau kiri bibir. Selain di bibir atas, sumbing juga bisa terjadi pada langit-langit mulut. Kondisi ini biasa disebut dengan langit-langit sumbing.

Penyebab Bibir Sumbing tersebut berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga

dekat, kekurangan gizi, infeksi saat kehamilan dan lainnya. Namun yang pasti terdapat

gangguan penyatuan bibir, gusi, atau langit-langit saat kehamilan trimester pertama.