Bagikan:

JAKARTA - Eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong meminta Presiden Prabowo Subianto bersama jajarannya berhenti mengkriminalisasi pelaku usaha dan kalangan profesional. Menurutnya, penegakan hukum jadi syarat untuk menyelamatkan ekonomi nasional yang sekarang sedang tertekan.

Hal ini disampaikan Tom saat menghadiri diseminasi eksaminasi perkara Muhammad Kerry Adrianto Riza bertajuk ‘Mengurai Batas Pidana Tindak Pidana Korupsi dalam Keputusan Bisnis’ yang digelar Lembaga Pengkajian Hukum Acara dan Sistem Peradilan Universitas Indonesia (UI), Selasa, 26 Mei.

“Semaraknya kriminalisasi profesional itu sudah menjadi risiko makroekonomi menurut saya,” kata Tom yang dikutip Rabu, 27 Mei.

Tom menyebut kondisi ini berdampak pada melemahnya nilai tukar rupiah dan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Kenapa rupiah terjun bebas, kenapa indeks harga saham terjun bebas, ya, antara lain karena dampak negatif kepada sentimen pasar dan juga sentimen investor akibat dari kriminalisasi putra-putri terbaik bangsa, apakah itu eksekutif Pertamina, apakah itu eksekutif BUMN lain,” tegasnya.

Tom, dalam kesempatan itu, menyoroti kondisi hukum di Tanah Air yang membuat investor dan pelaku usaha takut mengambil keputusan bisnis karena khawatir berujung persoalan hukum. Ia meyampaikan penilaiannya di tengah sorotan terhadap perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang menjerat beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Muhammad Kerry Adrianto Riza.

Sehingga, Tom minta Prabowo segera melakukan pembenahan praktik penegakan hukum yang dinilai berlebihan terhadap keputusan bisnis. “Tanpa itu jangan berharap ekonomi akan selamat,” ujarnya.

Tom mengamini pembenahan tak serta merta membuat ekonomi nasional langsung pulih. Tapi, tekanan terhadap ekonomi akan semakin berat bila perhatian tak diberikan Prabowo.

“Memang kalau pun dibenahi tidak akan menjamin ya bahwa kita bisa selamatkan ekonomi, tetapi kalau tidak dibenahi saya jamin rupiah akan terus melemah, ya, kepercayaan investor akan terus menurun dengan dampak yang sangat besar ya bagi ekonomi,” pungkasnya.