Bagikan:

BOGOR - Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap wanita bernama Anggi Auliya Arsyad (52) yang mayatnya ditemukan di ruas jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) kawasan Simpang Yasmin, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu 23 Mei.

Terduga pelaku ditangkap di Tol Paseh, Sumedang sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, beberapa jam setelah jenazah warga Tanah Sareal itu ditemukan. Penangkapan yang dilakukan tim Satreskrim Polresta Bogor Kota itu diwarnai aksi kejar-kejaran.

"Kami melakukan pengejaran terhadap yang diduga melakukan pembunuhan tersebut dan alhamdulillah pukul 07.00 WIB sudah kita tangkap," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro.

Dia mengatakan pengejaran dilakukan setelah terduga pelaku membuang jasad korban di ruas Tol BORR. Polisi membuntuti pelaku yang membawa kabur mobil Toyota Yaris milik korban hingga akhirnya berhasil diringkus.

Dalam video yang beredar, polisi mengejar mobil berpelat B 2903 SKK itu. Aksi pengejaran berakhir setelah mobil berwarna merah itu terperosok ke pinggir jalan.

Diketahu, Anggi Auliya Arsyad dibunuh pada Sabtu 23 Mei dini hari. Korban sebelumnya berpamitan untuk pergi ngopi menggunakan mobil miliknya. Namun, tidak lama kemudian korban ditemukan meninggal dunia di ruas Tol BORR kawasan Simpang Yasmin. Saat ditemukan, mata korban tertutup kain dan terdapat luka sayatan di bagian leher.

Berbekal keterangan awal dan hasil penyelidikan, petugas Satreskrim Polresta Bogor Kota langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Setelah menangkap terduga pelaku, polisi kini mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di sepanjang jalur yang diduga dilalui pelaku.

"Semua itu merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak mungkin kita pisahkan dan bukti alat alat bukti sedang kita kumpulkan termasuk CCTV yang ada sepanjang perjalanan, dari TKP awal, yang ada di sekitar kabupaten seperti yang ada di video beredar itu," lanjutnya.

Rio mengungkapkan korban diduga pergi bersama teman dekatnya sebelum ditemukan tewas. Polisi masih mendalami hubungan korban dengan terduga pelaku serta motif pembunuhan tersebut.

"Keterangan sementara korban keluar dari rumah pergi dengan pacarnya, hubungan lengkap iya sama si pelaku, tetapi hubungan lagi kita kita dalami supaya kami dapat data data secara komprehensif mengenai motifnya," kata kapolres.