JAKARTA - Aparat kepolisian gabungan akhirnya mengungkap kasus dugaan pembunuhan dengan menangkap pelakunya usai seorang wanita yang sebelumnya ditemukan tewas di kamar penginapan Mulia House, Jalan Sungai Saddang Baru, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Terduga pelaku inisial EB karyawan swasta diamankan di rumahnya Jalan Kejayaan, Kecamatan Tamalanrea Makassar," kata Kanit Resmob Polda Sulsel AKP Wawan Suryadinata, Jumat, 22 Mei dilansir ANTARA.
Pengungkapan kasus tersebut setelah dilakukan penyelidikan mendalam dengan melibatkan tim Unit Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel, Unit Jatanras Polrestabes Makassar beserta Polsek Rappocini.
Awal kejadian setelah polisi menerima laporan penemuan mayat seorang perempuan di dalam kamar penginapan Mulia dengan kondisi mulut mengeluarkan darah pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 19.00 WITA.
Tim gabungan kepolisian bersama regu forensik melaksanakan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi serta membawa jenazahke RS Bayangkara untuk otopsi. Belakangan korban diketahui inisial MA (40) seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dari keterangan pihak pengelola penginapan, korban masuk pada 17 Mei 2026 bersama seorang pria tidak dikenal, diduga kekasihnya. Setelah lelaki itu pergi. Selama tiga hari korban tidak keluar kamar, pengelola curiga dan hendak menanyakan apakah sewa kamar dilanjutkan atau tidak.
"Saat dicek melalui jendela, korban terlihat ditemukan dalam kondisi terlentang dan sudah tidak bergerak dengan darah di hidung dan mulut," ungkap Wawan sapaanakrabnya.
Dari hasil interogasi, EB mengakui telah mencampurkan empat butir obat asam mefenamat yang dihancurkan ke dalam air mineral untuk diminum korban hingga diduga mengalami over dosis. Motifnya adalah cemburu setelah mengetahui korban memiliki hubungan asmara dengan pria lain.
"Pelaku memberikan minuman itu saat korban bangun tidur. Keesokan harinya ia kembali ke hotel dan melihat korban sudah tidak sadarkan diri dari luar jendela," tuturnya menjelaskan.
Pelaku sempat mencari informasi di laman pencarian Google bagaimana efek seseorang bila overdosis obat. Ia baru mengetahui korban meninggal saat ditangkap polisi di rumahnya.
Usai diamankan di Posko Resmob Polda Sulsel, selanjutnya tersangka diserahkan ke Polsek Rappocini untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi tetap mendalami kasus tersebut apakah ada keterlibatan orang lain.