Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prancis Catherine Vautrin belum bisa memastikan apakah ranjau telah ditanam di Selat Hormuz.

Hal itu dikatakannya setelah media AS melaporkan bahwa setidaknya 10 ranjau telah diidentifikasi di jalur energi dunia tersebut.

“Saat ini, saya belum memiliki kepastian mengenai hal ini, tetapi bagaimanapun juga, kami sedang mempersiapkan kemungkinan untuk menyingkirkan ranjau,” kata Vautrin kepada radio France Info, Rabu 20 Mei, dikutip dari Al Jazeera.

Kapal-kapal penjinak ranjau sedang dalam perjalanan telah dikirim ke Selat Hormuz, sebagai bagian dari misi gabungan Prancis-Inggris di daerah tersebut.

Saat ini salah satu kapal penjinak ranjau sedang bersandar di pangkalan militer mereka di perairan negara Afrika timur.

"Prancis memiliki satu kapal di pangkalan mereka di Djibouti, kata Vautrin.