Jakarta - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah masih menguji penggunaan CNG sebagai alternatif LPG 3 kilogram. CNG atau compressed natural gas adalah gas alam yang dipadatkan dengan tekanan tinggi agar bisa disimpan dalam tabung.
Hal itu disampaikan Bahlil saat datang ke istana untuk mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
Menurut Bahlil, rapat membahas isu energi dan pengelolaan sumber daya alam. Salah satu agenda yang ikut dibahas adalah rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS berkapasitas 100 gigawatt.
“Kalau saya seputar energi dan pengelolaan sumber daya alam. Salah satu di antaranya juga ada terkait dengan PLTS 100 gigawatt,” kata Bahlil.
Namun, ia belum menjelaskan lokasi pembangunan PLTS tersebut. Bahlil mengatakan detailnya akan disampaikan setelah pembahasan selesai.
“Nanti, kalau sudah selesai detailnya, kami akan sampaikan,” ujarnya.
Terkait alternatif LPG, Bahlil menyebut penggunaan CNG sudah berjalan untuk kebutuhan tabung 12 kilogram dan 20 kilogram ke atas. Penggunaan itu, telah diterapkan di hotel, restoran, dan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“Untuk 12 kilo sama 20 kilo lebihnya kan sudah jalan. Di hotel-hotel, restoran, di MBG itu sudah jalan,” kata Bahlil.
Fokus pemerintah kini bergeser ke tabung 3 kilogram yang banyak dipakai masyarakat. Bahlil mengatakan skema ini masih perlu diuji karena tekanan tabung CNG mencapai 250 bar atau jauh lebih tinggi dibanding tabung LPG biasa.
“Tabung 3 kilogram ini daya tekanannya besar, 250 bar. Jadi ini harus dicek dulu,” ujarnya.
Bahlil menegaskan penggunaan CNG untuk tabung 3 kilogram baru bisa dilanjutkan jika lolos uji keamanan. Ia menyebut uji coba dilakukan di dua tempat, yakni di China sebagai lokasi pabrik dan di Indonesia.
“Ada dua. Satu, karena pabriknya itu ada di China. Dan yang kedua adalah kita akan melakukan di Indonesia,” katanya.
Bahlil belum memastikan berapa lama proses uji coba berlangsung. Ia hanya mengatakan pengujian masih berjalan.