Bagikan:

NGANJUKPresiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada pejabat dan elite yang tidak berpihak kepada rakyat. Peringatan itu disampaikan saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan kekayaan Indonesia terus dicuri.

“Kita tidak mau lagi kekayaan bangsa Indonesia dicuri terus,” kata Prabowo.

Ia mengatakan siapa pun yang membela kepentingan rakyat dipersilakan berdiri bersamanya. Sebaliknya, pihak yang melindungi pencuri uang negara akan berhadapan langsung dengan rakyat.

“Yang mau membela maling-maling itu silakan. Kau akan berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung masih banyak unsur pimpinan yang integritasnya lemah saat berhadapan dengan uang.

“Hatinya tidak kuat, imannya tidak kuat,” katanya.

Ia mengaku sudah memberi peringatan kepada seluruh jajarannya bahwa penyalahgunaan kewenangan akan berujung pencopotan jabatan.

“Siapapun yang menyimpang akan kita bersihkan,” ujar Prabowo.

Dalam pidato itu, Prabowo menegaskan kritik tersebut berlaku untuk semua kelompok, termasuk partainya sendiri.

“Saya juga sebagai Ketua Umum Gerindra kapok juga. Baru menang sudah kayak gini,” katanya.

Ia meminta seluruh pejabat, mantan tentara, mantan polisi, dan elite partai melakukan koreksi diri.

“Tidak ada urusan ex TNI berarti hebat. Belum tentu,” ujar Prabowo.

Menurutnya, seluruh pemimpin harus bekerja untuk rakyat tanpa memandang partai politik.

Prabowo menilai koperasi desa dan program MBG hanya bisa berhasil bila aparat dan elite negara bersih dari penyalahgunaan kekuasaan.