JAKARTA - Iran menggantung seorang pria pada hari ini atas tuduhan spionase lantaran menjual informasi kepada intelijen Israel, Mossad.
Ini menjadi eksekusi terbaru dalam gelombang eksekusi selama perang dengan Israel-AS.
“Ehsan Afreshteh, seorang mata-mata yang dilatih oleh Mossad di Nepal yang menjual informasi sensitif kepada Israel, telah dieksekusi,” kata situs web Mizan Online milik Kehakiman Iran, Rabu 13 Mei, dikutip dari AFP.
Sejak serangan gabungan Israel-AS pada 28 Februari, Iran bertindak tegas terhadap para pelaku spionase menjual informasi pertahanan dan keamanan negaranya kepada intelijian AS-Israel dengan meningkatkan eksekusi.
“Ditangkap dan diadili karena spionase dan kolaborasi dengan rezim Zionis, ia digantung pagi ini setelah… putusan tersebut dikuatkan oleh Mahkamah Agung,” tambah keterangan Kehakiman Iran.
Pada hari Senin pekan ini, Iran juga menggantung seorang mahasiswa teknik penerbangan lantaran bersalah menjadi mata-mata AS-Israel.