JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan nelayan saat meninjau pelabuhansheltersortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, sebagai bagian upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui fasilitas pendukung terintegrasi.
Presiden Prabowo dalam kunjungan hari ini menyusuri area pelabuhan danshelteraktivitas nelayan yang sedangmelakukan sortir ikan dan berdialog langsung dengan para nelayan yang sedang berkegiatan di atas kapal.
Dalam dialog tersebut, Presiden Prabowo menanyakan aktivitas melaut para nelayan, mulai dari jumlah awak kapal hingga kendala yang dihadapi saat mencari ikan, termasuk persoalan bahan bakar minyak.
Salah satu nelayan, Acon Karim, mengaku senang dapat berbincang langsung dengan Kepala Negara.
Menurutnya, Presiden Prabowo menaruh perhatian terhadap aktivitas dan kebutuhan nelayan sehari-hari.
"Tanya kalau berapa anggota kapal. Dia (Presiden) tanya bahan minyak, jauh atauenggak," kata Acon Karim dilansir ANTARA, Sabtu, 9 Mei.
Hal senada disampaikan nelayan lainnya, Brawijaya Kadullah, yang mengapresiasi dukungan pemerintah melalui penyediaan fasilitas bagi nelayan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
"Yang terutama itu terima kasih banyak kepada Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, yang telah menyediakan tempat fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih," ujar Brawijaya.
Sementara itu, nelayan Tetin Yuli mengungkapkan kebahagiaan masyarakat atas kedatangan Presiden ke wilayah mereka.
BACA JUGA:
"Alhamdulillah Bapak Presiden sudah sampai di sini. Kami rakyat di sini, masyarakat di sini senang sekali Bapak Presiden sudah datang ke sini," ucap Tetin.
Peninjauan Presiden disheltersortir dan pengepakan ikan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sektor kelautan dan perikanan dari tingkat akar rumput.
Melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah mendorong hadirnya fasilitas yang mendukung produktivitas nelayan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan masyarakat pesisir.