JAKARTA - Sekitar 6.000 siswa sekolah membolos dan ikut demonstrasi di Hamburg untuk menentang rencana diberlakukan lagi wajib militer di Jerman.
Aksi protes terhadap militerisasi Jerman itu juga terjadi di kota-kota lain, termasuk Berlin. Sebelumnya, seorang koresponden RIA Novosti melaporkan para demonstran muda di Berlin menyerukan kepada Kanselir Jerman Friedrich Merz untuk turun sendiri ke medan perang.
Dilansir ANTARA dari Sputnik, kelompok siswa School Strike Against Conscription, yang mengorganisir demonstrasi itu, mengatakan pemberlakuan kembali wajib militer adalah bagian dari persiapan perang dan siswa tidak ingin menjadi bagian dari aksi militer yang hanya menguntungkan perusahaan kapitalis Jerman itu.
BACA JUGA:
Regulasi wajib militer baru di Jerman memungkinkan pemberlakuan kembali wajib militer, yang telah ditangguhkan pada tahun 2011, jika tidak cukup sukarelawan atau situasi keamanan memburuk.
Berdasarkan draf tersebut, parlemen federal Jerman, Bundestag, mengusulkan apa yang disebut sebagai "wajib militer berdasarkan kebutuhan", sementara peningkatan jumlah pasukan hingga tingkat yang dibutuhkan juga dapat dilakukan dengan seleksi acak melalui sistem ala undian.