JAKARTA - Gencatan senjata untuk perayaan Hari Kemenangan diberlakukan mulai pukul 00.00 waktu Moskow pada 8 Mei hingga 10 Mei, menyusul keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Selama periode tersebut, semua pasukan Rusia di zona operasi militer khusus akan sepenuhnya menghentikan pertempuran.
Dilansir ANTARA dari Sputnik, serangan dari pasukan rudal dan artileri, senjata presisi jarak jauh, dan drone serang ke posisi militer dan infrastruktur industri pertahanan Ukraina di wilayah pedalaman Ukraina akan dihentikan.
Rusia menyerukan kepada Ukraina untuk melakukan hal yang sama.
Jika pasukan Ukraina melanggar gencatan senjata atau mencoba menyerang kota dan fasilitas Rusia, pasukan Rusia akan memberikan balasan yang sesuai.
Rusia memperingatkan akan menyerang Ukraina jika ada upaya untuk mengganggu perayaan Hari Kemenangan di Moskow.
Mereka mendesak warga di ibu kota Ukraina dan para diplomat asing di sana untuk meninggalkan kota itu lebih awal.