Bagikan:

JAKARTA - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Hari Kamis, Ia telah bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei, yang belum terlihat di depan umum sejak pengangkatannya pada awal Maret.

Namun, Presiden Pezeshkian tidak menyebutkan kapan pertemuan mereka berlangsung.

"Yang paling membuat saya terkesan selama pertemuan ini adalah visi dan pendekatan yang rendah hati dan tulus dari pemimpin tertinggi revolusi Islam," kata Presiden Pezeshkian dalam video yang disiarkan oleh televisi pemerintah, melansir Al Arabiya dari Reuters (7/5)

Khamenei, yang terluka dalam serangan pada hari pertama perang Timur Tengah yang merenggut nyawa ayahnya dan pendahulunya Ayatollah Ali Khamenei, hanya mengeluarkan pernyataan tertulis sejak pengangkatannya.

Ayahnya yang berusia 86 tahun tewas dalam serangan Israel-AS pada 28 Februari, setelah lebih dari tiga dekade memimpin Republik Islam.

Ali Khamenei sendiri menggantikan pendiri republik Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1989.

Pengangkatan Mojtaba oleh Majelis Pakar Iran, badan beranggotakan 88 orang yang bertanggung jawab untuk memilih pemimpin tertinggi, diumumkan oleh televisi pemerintah pada tanggal 9 Maret.

Sejak saat itu, potret pria berusia 56 tahun itu menjadi pemandangan umum di jalan-jalan Iran, tetapi pemimpin baru itu justru jarang tampil di depan publik, sangat kontras dengan penampilan ayahnya yang sering.