Bagikan:

JAKARTA - Israel tengah menyelidiki seorang tentaranya di Lebanon selatan dan berjanji akan mengambil tindakan tegas, menganggap hal tersebut sebagai pelanggaran serius.

Seorang tentara Israel terlihat meletakkan rokok ke dalam mulut patung Bunda Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon selatan, dalam foto yang dibagikan secara online pada Hari Rabu.

Setelah mengidentifikasi tentara tersebut, Israel Defense Forces (IDF) mengatakan tentara tersebut akan dikenai sanksi disiplin.

IDF mengatakan "memandang insiden ini dengan serius, menekankan perilaku tentara tersebut sepenuhnya menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari pasukannya," dikutip dari The Times of Israel (7/5).

Penyelidikan awal yang dilakukan oleh IDF menemukan foto tersebut diambil di Desa Debel beberapa minggu yang lalu, meskipun baru dibagikan secara online pada hari Rabu.

Insiden ini menambah daftar kejadian lain di mana rekaman video tentara Israel - seringkali oleh pasukan itu sendiri - merusak atau menjarah properti.

Sebelumnya, tentara Israel juga berulah di Debel dalam dua kesempatan terpisah. Pertama, seorang tentara Israel menghancurkan patung Yesus bulan lalu. Kedua, seorang tentara terlihat dalam rekaman video yang menunjukkan ekskavator militer merusak panel surya.

Dua tentara yang terlibat dalam perusakan patung tersebut telah ditarik dari tugas tempur dan dihukum, sementara insiden dengan panel surya masih dalam penyelidikan.

Debel, seperti beberapa komunitas Kristen lainnya di Lebanon selatan, belum diperintahkan oleh Israel untuk mengungsi di tengah pertempuran melawan Hizbullah.

"Insiden tersebut akan diselidiki, dan tindakan komando terhadap tentara tersebut akan diambil sesuai dengan temuan," kata IDF.

Militer mengatakan mereka "menghormati kebebasan beragama dan beribadah, serta tempat-tempat suci dan simbol-simbol keagamaan dari semua agama dan komunitas" dan "tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol-simbol keagamaan."

Meskipun Israel berulang kali menegaskan mereka menghargai hubungan dengan dunia Kristen, beberapa bulan terakhir ini diwarnai oleh serangkaian skandal memalukan dan serangan terhadap umat Kristen yang telah memperburuk hubungan Israel dengan komunitas Kristen, serta menyoroti ketidakjelasan kebijakan yang ada.

Insiden-insiden ini terjadi ketika pasukan Israel meningkatkan serangan terhadap Lebanon, termasuk ibu kotanya, Beirut, dengan klaim mereka menyerang pejuang dan infrastruktur Hizbullah, dikutip dari Al Jazeera.

Pasukan Israel juga terus menduduki sebagian besar wilayah Lebanon selatan dan menghancurkan seluruh desa di daerah tersebut.

Keputusan Israel untuk mendisiplinkan tentara yang terlibat dalam insiden Debel menonjol mengingat betapa jarangnya penyelidikan militer menemukan kesalahan dalam perilaku pasukannya. Tidak ada tentara Israel yang didakwa membunuh seorang Palestina dalam dekade terakhir.