JAKARTA - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan pasokan air di Hotel Al Asalah Al Bakkiya, kawasan Misfalah, Makkah, telah kembali normal setelah sempat mengalami gangguan teknis.
Sekretaris Sektor 7 Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Salamun Ali Mafaz mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pengelola hotel sesaat setelah menerima laporan kendala air dari jamaah calon haji Indonesia.
"Saya mendapat informasi dari kelompok terbang (kloter) sekitar pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Kami langsung bergerak karena air merupakan kebutuhan dasar," ujar Salamun dilansir ANTARA, Selasa, 5 Mei.
Menurut dia, petugas penghubung akomodasi telah memastikan penanganan tuntas pada Selasa pagi dan meminta pihak manajemen hotel terus memprioritaskan kebutuhan layanan pokok bagi para tamu Allah tersebut.
Salamun menjelaskan sebelum jamaah calon haji tiba dan menempati akomodasi, tim sektor telah melakukan inspeksi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan seluruh fasilitas hotel. Pemeriksaan tersebut mencakup instalasi listrik, air, sanitasi, fasilitas ibadah, hingga kelengkapan kamar.
"Semua ada daftar periksanya dan kita pastikan siap sebelum jamaah calon haji datang. Kalau ada yang tidak layak, tidak kami berikan ke jamaah," ujarnya.
BACA JUGA:
Meskipun pengawasan ketat telah dilakukan, ia menyebutkan gangguan teknis di luar kendali dapat saja terjadi.
Guna menghadapi hal tersebut, kata dia, tim sektor selalu bersiaga dan melakukan langkah antisipasi dengan rutin memeriksa ketersediaan penampungan air serta kesiapan generator cadangan.
Hingga saat iniHotel Al Asalah Al Bakkiya yang memiliki kapasitas total 1.744 orang tersebut telah dihuni oleh tiga kloter dari Embarkasi Yogyakarta (YIA) dengan jumlah sekitar 900 calon haji Indonesia.